Penyaluran Beasiswa Harus Tepat Sasaran, Ini Kata Sekda


riaupotenza.com
Surya Affan.

BAGANSiAPIAPI (RPZ) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sangat peduli dengan dunia pendidikan. Bukti nyatanya melalui bantuan sosial (Bansos) Pemkab Rohil setiap tahunnya terus mengalokasikan beasiswa terhadap mahasiswa khusus dari kalangan keluarga mampu. Lantas pos untuk beasiswa ini ditujukan harus tepat sasaran.

“Nah, sekrang sudah sampai tahap validasi. Pendaftaran kemarin itu dibuka sekitar dua bulan. Kemudian sekarang sudah sampai tahap seleksi administrasi. Kita tidak mau sembarangan, jadi harus tepat sasaran,” kata Sekda Rohil Drs H Surya Arfan MSi, Jumat (10/8/2018).  

Untuk menentukan siapa yang berhak menerima sesuai kriteria, juga tepat sasaran maka pihaknya mengerahkan tim untuk melakukan verifikasi berkas ke perguruan tinggi. “Mungkin tim kita minggu depan tim kita akan turun melakukan verifikasi ke perguruan tinggi, benar tidak apakah mahasiswa ini masih kuliah atau tidak. Bukan kita tidak percaya, soalnya ada kita temukan yang demikian. Mereka sudah DO dan masuk juga berkasnya, jadi nanti banyak orang memprotes kita. Jadi kita sehati-hati mungkin untuk melakukan seleksi,” ungkap Surya.

Untuk proses seleksi, diterangkan Surya ada sebanyak 20 orang tim bagian Kesra yang bekerja. Bahkan Sekda juga menegaskan tim jangan bermain-main, kalau bermain-main tanggung resikonya sendiri. Artinya jangan bermain mata dengan yang memohon sehingga yang tidak layak dimasukkan juga.

Kendati saat ini proses seleksi masih berlangsung, untuk proses pencairan dikatakan Sekda harus bersabar. Soalnya keuangan daerah masih menanti pencairan pusat yang masih menjali dilema. Pasalnya, masa pencairan belum bisa dipastikan kapan, karena uang APBD dari transfer pusat belum juga masuk. Sebab begini ada perubahan pola transfer dana. Yang diharapkan hanya dana perimbangan, sementara triwulan keempat 2018 pasti tidak akan ditransfer, sudah pasti seperempat dana Rohil sudah hilang. Dan ditransfer nanti pada tahun 2017.

“Biasanya regulasi transfer dana triwulan keempat itu melalui APBN-P, sementara APBN-P tidak ada tahun ini diumumkan presiden, mungkin oleh pemerintah ada mekanisme lain. Ini kita hanya menunggu triwulan ketiga. Jadi harap bersabar saja menunggu regulasi pencariannya,” pungkasnya. iin