Ada Mayat di Kanal PT Arara Abadi, Keluarga Siapa


riaupotenza.com
Penemuan Mayat yang ditemukan warga diwilayah PT Arara abadi, belum diketahui pasti identitasnya.

BATHINSOLAPAN (RPZ) -  Warga Desa Bathin Sobanga, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau, terutama yang berada di wilayah Perjuangan Duri XIII heboh. Hal ini diakibatkan adanya penemuan mayat di Kanal PT Arara Abadi, Kamis (9/8/2018) pagi.

Belum diketahui identitas mayat berjenis kelamin perempuan tersebut. Melalui pesan broadcast di grup whatsapp, warga tersebut mengungkapkan bahwa penemuan mayat itu berada di areal PTK 296 dekat menara pantau PT Arara Abadi diwilayah Duri XIII. 

"Ada penemuan mayat di PTK 296 dekat Menara Pantau PT Arara Abadi, bagi warga yang kehilangan anggota keluarga harap melapor ya," tulis pesan tersebut. 

Dikonfirmasi wartawan, pemilik pesan yang tidak ingin identitasnya disebutkan tersebut membenarkan penemuan mayat itu. Menurut dia, mayat itu sudah beberapa hari berada dilokasi sehingga mulai membusuk. 

Kapolsek Mandau melalui Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Johanda juga mendapat laporan itu. Dengan sigap, dirinya meninjau dan mengecek kebenarannya. 

"Tadi sudah dapat laporannya. Kita mau memastikan juga bersama anggota, apakah masuk wilayah hukum Polres Bengkalis atau Rohil," kata Johanda.

Perlu diketahui, wilayah PT Arara Abadi tersebut membentang 3 kabupaten yaitu Bengkalis, Rohil dan Dumai. Sehingga Bhabinkamtibmas belum bisa memastikan keberadaan lokasi penemuan mayat tersebut, lebih lebih lokasi itu juga masih rancu akan tapal batasnya.

Humas Sinarmas Forestry-PT Arara Abadi, Nurul Huda ketika dikonfirmasi belum mendapat laporan tersebut. Lebih lanjut, dirinya menanyakan lokasi tersebut untuk dikonfirmasi ke humas distrik wilayah itu. 

"Coba saya tanya dan chek kebenarannya dulu ya, kita sama-sama kurang tahu info pastinya," kata dia.

Humas Distrik Duri PT AA, Cil Maglisen mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak berwajib. "Wilayahnya masuk Rohil, mayat tersebut merupakan orang yang tidak dikenal dan sudah ditangani oleh pihak berwajib," ungkap Cil Maglisen. Rpz/nji