Simpan Sekilo Ganja Kering di Lapas

Tiga Napi Ditangkap


riaupotenza.com
Tiga napi menunjukan barang bukti ganja yang berhasil diamankan petugas.

BENGKALIS (RPZ) - Tiga narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis terpaksa diperpanjang masa hukuman di penjara. Mereka tertangkap kedapatan memiliki, membawa dan menyimpan atau berusaha 'impor' Narkoba jenis ganja kering di salah satu kamar tahanan dengan berat sekitar 1 kilogram (Kg) masih terbungkus lakban.

Mereka adalah BS (52), ZH (41) dan AS (33) sedang menjalani hukuman dengan kasus Narkoba. Bahkan, satu diantara tiga Napi ini, sudah bisa diajukan pembebasan bersyarat beberapa bulan lagi.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Agus Pritiatno ketika dikonfirmasi membenarkan diamankannya tiga warga binaan dari berbeda kamar, karena ketahuan sedang berusaha 'bisnis' barang haram itu ke dalam Lapas.

Mereka mengaku bahwa agar bisa ganja itu masuk ke Lapas melalui tempat pembuangan sampah yang berada di luar. Para pelaku juga memiliki peran yang berbeda-beda. Tersangka BS sebagai pemilik, AS yang membawa dan mengambil dari bak sampah, dan tersangka ZH yang menyimpan.

"Kita selalu melakukan pengawasan di dalam Lapas ini, dan pada Selasa kemarin kita mendapat informasi ada yang berusaha membawa 'barang' masuk ke dalam. Kemudian sekitar jam 15.00 WIB, kita dan tim melakukan penggeledahan di kamar yang dicurigai. Ternyata ada ditemukan plastik warna hitam di dalamnya terdapat benda lilitan lakban warna coklat. Kemudian ditanyakan kepada penghuni kamar dan diakui pemiliknya tersangka ZS, namun belum mengaku isinya apa. Kemudian kita giring ke kamar jaga dan kembali diinterogasi, baru menyebutkan isinya adalah ganja dan diketahui siapa-siapa saja yang terlibat dan peran yang berbeda-beda, diantaranya adalah pemilik dan yang membawanya," ungkap Agus kepada sejumlah wartawan, Rabu (8/8/18).

Kemudian setelah ke tiga Napi diamankan dan untuk memastikan bahwa dalam lakban itu ada ganja kering, petugas Lapas kemudian berkoordinasi ke Satuan Narkoba Polres Bengkalis untuk proses lebih lanjut.

"Ketiga warga binaan dan barang bukti sudah kita serahkan ke Polres Bengkalis untuk diproses lebih lanjut," katanya lagi.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K melakui Kepala Sat Narkoba, AKP Syahrizal menyebutkan, pihaknya sudah menerima limpahan ketiga Napi dari Lapas Bengkalis karena diduga berusaha 'mengimpor' ganja kering satu ballpress itu. Kemudian petugas juga menyita uang sebesar Rp200 ribu.

"Tim sudah melakukan interogasi terhadap tiga warga binaan ini dan mengakui bahwa daun ganja milik pelaku BS melalui bantuan pelaku ZH yang menjemputnya dari pelaku AS yang bertugas sebagai Tamping membuang sampah di luar Lapas pada Senin (6/8/18) sekira pukul 17.00 WIB," terang AKP Syahrizal.

Barang untuk teler itu diantar dan ditumpukkan ke dalam bak sampah oleh pelaku berinisial Su, saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sebelum diambil pelaku AS.*/rt/pr