Pemkab Kembali Aktifkan Balai Latihan Kerja

Peluang Emas Putra Daerah Bekerja di Blok Rokan


riaupotenza.com
Bupati Rohil H Suyatno AMp saat ikut serta menyaksikan penandatanganan perjanjian pengalihan pengelolaan Participating Interest (PI) 10 persen oleh daerah, di Pekanbaru.

BAGANSIAPIAPI (RPZ) - Kelanjutan pembahasan akan berakhirnya kontrak kerta Chevron mengelola sumber minyak dan gas di ladang Blok Rokan di Riau, telah berakhir pada penandatanganan perjanjian pengalihan pengelolaan Participating Interest (PI) 10 persen persen.

Sebagai daerah yang terlibat dalam sektor migas Blok Rokan, Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMp turut hadir menyaksikan penandatanganan tersebut. Menurut Suyatno, ini merupakan sebuah peluang emas bagi putra putri daerah bekerja di Blok Rokan tersebut.

Bupati Suyatno juga mengapresiasi setinggi-tingginya atas peristiwa ini, dan ini merupakan kabar yang baik terutama bagi Kabupaten Rokan Hilir tercinta. Selain akan menambah pendapatan daerah juga akan menyerap tenaga kerja bagi operasionalnya.

Untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal yang cakap, Suyatno mengaku akan membuka kembali Balai Latihan Kerja (BLK) di Disnakertrans Rohil guna mempersiapkan tenaga kerja lokal.

“Kita akan memacu tenaga kerja lokal yang berasal dari putra putri terbaik Rokan Hilir dan kita mulai dari perencanaan untuk mengaktifkan kembali Balai Latihan Kerja (BLK) melalui Disnaker kita,” ucap Suyatno optimis.

Kegiatan penandatanganan perjanjian pengalihan pengelolaan PI 10 persen Antara PT Pertamina Hulu Energi Siak dengan PT Riau Petroleum Siak ini, dipusatkan di Aula Pauh Janggi gedung daerah Provinsi Riau, Selasa (7/8).

Hadir pada kegiatan tersebut mendampingi Gubernur Riau H Arsyad Juliandi Rachman MBA bersama Bupati Siak, Bupati Bengkalis dan Bupati Rokan Hulu dan Bupati Rohil sebagai daerah yang termasuk pada sektor Blok Rokan.

Acara yang berlangsung hikmad di gedung Balai Daerah Jalan Pangeran Ponegoro Pekanbaru ini, merupakan wujud tingginya komitmen dan perhatian pemerintah pusat sebagai implementasi Peraturan Menteri ESDM Republik Indonesia Nomor 37 tahun 2016 tentang, Ketentuan Penawaran Participating Interest (PI)10% pada wilayah kerja minyak dan gas bumi.

Beberapa wilayah kerja migas yang ada di Provinsi Riau menurut data rekapitulasi Dinas ESDM Provinsi Riau, akan berakhir masa kontraknya pada 2021 termasuk wilayah kerja Blok Migas Rokan yang meliputi wilayah administrasi Kabupaten Rokan Hilir, Siak, Kampar, Bengkalis dan Rokan Hulu.

“Pada kesempatan ini, kita Pemerintah Provinsi Riau meminta pihak-pihak yang terkait dalam pengelolaan hak daerah sesuai amanat Peraturan Menteri ESDM Dari data dinas ESDM Provinsi Riau untuk melakukan percepatan proses pengalihan PI 10% dari pemerintah pusat melalui BUMN PT Pertamina (Persero) dengan BUMD didaerah yang ditunjuk oleh pemerintah daerah Provinsi Riau,” tukas Gubernur Andi Rahman.

Andi Rahman mengaku ini merupakam suatu berkah dan rahmat Allah SWT yang membuka peluang besar, bagaimana daerah bisa mengelola sektor migas ini untuk meningkatkan pendapat daerah sendiri. Bahkan, tentu saja bakal menjadi lubuk bagi putra daerah untuk bekerja.

“Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada komponen masyarakat, terlebih khusus pada Lembaga Adat Melayu Riau, Mahasiswa dan seluruh pihak yang mendukung terhadap kontribusi bagi daerah Riau sebagai penghasil Minyak dan Gas,” tuturnya. iin