Karena Sekolah Tak Berpagar, Areal SMPN 2 Jadi Lokasi Pacaran


riaupotenza.com
Tidak adanya pagar sekokah membuat areal SMPN II Pangkalan Kuras ini terjadinya kenakalan remaja.

PANGKALANKURAS (RPZ) - Sungguh miris kondisi SMP Negeri Sorek II Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau ini. Karena tak ada pagar, membuat lokasi sekolah ini kerap dijadikan tempat pacaran bagi remaja yang kasmaran. Terutama di malam hari. 

Ipan, warga Sorek II, Rabu (8/8/2018) kepada media ini mengaku, malam hari memang sering ada sekelompok anak muda ngumpul di area dan teras sekolah. "Mereka pacaran dan membuat warga risih dengan pemandangan tersebut," ujarnya. 

Warga lantas bukan berdiam diri imbuh Ipan, tapi sudah diingatkan. "Kita bilangin juga, tapi ujungnya  jadi pertengkaran yang ada. Tak sampai hati lihat penjaga sekolah tu, penjaga sekolah juga sudah tak sanggup utk ambil tindakan pada mereka yang nongkrong di malam hari," paparnya sambil menyebutkan penjaga sekolah hanya fokus menjaga aset berharga di bangunan sekolah.

Kepala SMPN Sorek Dua, Awaludin saat di temui awak media tak banyak bicara dan memilih diam.  Namun  seorang guru yang tak mau disebutkan namanya berceloteh. 

"Sekolah ini memang rawan sekali keamanan nya, karena tak ada pagarnya. Sekolah ini terbuka lebar jadi sesuka orang saja masuk ke area sekolah. Ya, pacaran dan lainnya," ujar sang guru. 

Kata dia, banyak sudah terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Selain menjadi lokasi mesum di malam hari, fasilitas sekolah seperti keran air sering di patahkan, kamar mandi pintu pada di rusak, kaca jendela sering pecah karena kena lempar.
     
Sering kali pada pagi hari sambungnya, ditemukan tumpukan puntung rokok dan lainnya di teras sekolah.   "Kejadian seperti ini sudah berulang kali. Memang ada penjaga sekolah yang masih honor. Namun sejauh manalah penjaga sekolah untuk mengamankan areal seluas ini. Besar harapan para tenaga pendidik kepada Pak Bupati Pelalawan HM Harris agar membantu dan memperhatikan keamanan sekolah ini," imbuhnya berharap. 

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pelalawan, Eka Putra SSos yang dihubungi terpisah mengaku terkejut. Politisi besutan Golkar ini seakan tak percaya masih ada sekolah tingkat SMP di Kecamatan Pangkalan Kuras yg tidak berpagar.   
     
Ketika ditanya solusi, Ketua Komisi I DPRD Pelalawan mengaku, belum bisa memastikannya. Apalagi untuk waktu dekat. "Sekarang kan masih fokus penambahan ruang belajar. Itu fokus anggaran 2018. Mudah-mudahan 2019 mendatang bisa dilokasikan," ungkapnya.amr/dn