Ini Dia Pelaku Pemerkosa Sepupu


riaupotenza.com
AR (19) tersangka Pemerkosaan Sepupu saat diamankan petugas Polsek Sungai Sembilan Kota Dumai.

DUMAI (RPZ) -- Seorang pria berinisial Ar (19) warga Jalan Putri Kelurahan Basilan Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau diringkus aparat kepolisian. Pemuda ini diringkus karena pelaku terduga yang tega memperkosa Melati (18) bukan nama sebenarnya, masih sepupunya.

Sebelumnya Ar ini sempat kabur. Pelaku ditangkap Unit Reskrim saat berada di Jalan Basilan Baru tepatnya di Door Smeer Kecamatan Sungai Sembilan.

''Ar ditangkap Senin lalu sekitar pukul 23.40 Wib. Awalnya ada masyarakat yang melihat tersangka Ar, selanjutnya melaporkan ke Polsek Sungai Sembilan, hingga akhirnya  Unit Reskrim berhasil menangkap tersangka Ar di Jalan Basilam Baru yaitu tempat cucian motor. Saat ini tersangka sudah diamankan ke Polsek Sungai Sembilan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,'' kata Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan melalui Paur Humas Polres Dumai Iptu Jamaluddin Rabu (8/8/2018).

Aksi tak senonoh ini terjadi, Jumat (3/8) sekitar pukul 16.00 Wib. Waktu itu Melati (18) bukan nama sebenarnya warga Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai ini berjumpa dengan terlapor inisial AR (19) yang merupakan saudara dari ayahnya pelapor dan sudah lama kenal. 

''Saat itu korban meminta tolong kepada terlapor AR untuk di antarkan ketempat ibu pelapor daerah Bagan Besar. Kemudian AR  dan Melati berboncengan dengan sepeda motor milik terlapor AR. Sesampai dijalan Nelayan, singgah di bengkel untuk memperbaiki sepeda motor tersebut. Saat itu terlapor mengatakan kepada Melati "malas aku antar kau, banyak musuh aku" ujarnya AR seperti dijelaskan korban kepada pihak kepolisian.

Hingga akhirnya AR tidak jadi pergi dan kembali pulang. Sesampai di purnama, keduanya singgah ditempat saudara terlapor, karena terlapor ada urusan. Sekitar pukul 19.30 wib, pelapor dan terlaporpun pulang. Namun, sampai di kedai saksi berinisial As, terlapor mengatakan "dek jawani aku ketempat cewek aku di simpang pulai sebentar aja". Karena tidak curiga sedikitpun, Melati pun ikut dan berboncengan kembali dengan AR. 

Sampai di simpang pulai, pelaku AR berhenti untuk membeli martabak, dengan alasan terlapor untuk pacarnya. Setelah selesai, lalu AR membonceng Melati masuk gang keluar gang. Bahkan Melati mengatakan "kok jauh tempat cewek kau ni", dan terlapor menjawab "namanya cewek pelosok dek jauhlah" . Sesampai ditempat sunyi tepatnya di TKP Blok A Basilam baru,  terlapor AR memberhentikan sepeda motornya. 

Merasa mencurigakan, Melati mengatakan ''ngapa disini berhenti''. Namun AR langsung mengambil HP korban Melati (bukan nama sebenarnya red) dan dimatikannya serta diletakan  di sepeda  motor depan.  

Selanjutnya, AR memegang bahu Melati, dan pelapor Melati mengatakan ''apa kau ni, aku ni Adek kau lah dan saudari kau ni'' ujar Melati. Namun dikarenakan AR sudah dikuasai hawa nafsu setan, dengan nada lantang mengatakan ''disini hanya kita berdua. Kau harus  ikut apa yang ku mau, kalau kau tak mau kubunuh kau'' ancam tersangka AR sambil membuka jok sepeda motor hendak mengambil sesuatu, namun korban Melati menekan kembali jok sepeda motor sambil menangis.

Lalu terlapor AR, mengangkat Melati keatas sepeda motor dan di rebahkan dan AR  naik di sepeda motor dengan posisi menghadap Melati  dan menaikan baju Melati serta menurunkan celana legging Melati serta celana dalam pelapor sebatas lutut. 

Kemudian AR memaksa kepada pelapor Melati melakukan hubungan suami istri, sampai pelapor mengatakan 'sakit dan kepalaku sakit udalah, lalu terlapor memberhentikan aksinya. Selanjutnya pelapor minta antar pulang dan terlapor mengatakan ''jangan kau bilang siapa siapa kubunuh kau nanti'' seraya mengantar Melati, sampai di pinggir jalan Peringgan. Merasa tidak terima atas perbuatan biadap sepupunya ini, Korban sambil menangis menceritakan kejadian tersebut kepada saksi As dan Et, selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke polisi.mdi