Dua Hari Lagi, Wings Air Hubungkan Anambas - Batam


riaupotenza.com

JAKARTA (RPZ) -- Maskapai Wings Air akan membuka layanan baru domestik yang menghubungkan Anambas dan Batam. Pengoperasian rute efektif berlaku mulai 10 Agustus 2018. Nantinya rute Batam – Anambas – Batam memiliki satu kali frekuensi terbang setiap Senin, Rabu dan Jumat.

"Tahap awal dari pembukaan rute Batam ke Anambas pergi pulang (PP) yaitu tiga kali dalam sepekan. Wings Air akan terus melakukan pengkajian pasar, apabila market di rute ini tumbuh dengan pesat, akan berpeluang bagi Wings Air untuk meningkatkan jumlah frekuensi penerbangan," ujar Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan.

Redi menambahkan rencana peresmian rute baru Batam menuju Letung tahun ini sebagai bagian pengembangan usaha dalam memperkuat konektivitas domestik untuk layanan interdaerah atau antarkota.

"Wings Air berkomitmen menyediakan kemudahan akses bagi pengguna jasa penerbangan dengan mengutamakan konsep saling terhubung yang praktis, mempersingkat waktu tempuh, lebih efektif dan efisien. Bagi masyarakat dan wisatawan yang berasal dari berbagai kota lain menuju Kepulauan Anambas dapat singgah terlebih dahulu di Batam," tutur dia.

"Wings Air melihat, Anambas melalui Letung adalah pintu gerbang distribusi barang. Wings Air berupaya dapat membantu dalam percepatan logistik, membuka keterisolasian, serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah," imbuh dia.

Pembukaan rute ini juga memberikan keuntungan semakin mudah bagi penduduk Kepulauan Anambas untuk bepergian ke kota lain dengan transit di Hang Nadim seperti Jakarta, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Tanjung Karang, Palembang, Jambi, Pangkalpinang, Bengkulu, Aceh, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang,
Pontianak.

Kehadiran Wings Air di Anambas tetap diharapkan bisa mendongkrak segmen wisata dan bisnis, sejalan mendukung program pemerintah untuk mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia serta menggeliatkan potensi tourism dalam negeri, karena daerah ini sebagai salah satu dari pengembangan kawasan ekonomi baru
nasional.(rpz/jpnn)