Jangan Buang Sampah Sembarangan

Denda Rp2,5 Juta Mulai Berlaku


riaupotenza.com
Satpol PP cegat warga yang buang sampah sembarangan.

KOTA (RPZ) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menerapkan sanksi denda Rp2,5 juta bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan tidak pada waktunya, terhitung mulai Rabu (1/8) kemarin.

Kebijakan ini merupakan upaya menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Pekanbaru Nomor 8/2014 tentang Pengelolaan Sampah. Tujuannya menjaga kebersihan Kota Bertuah Pekanbaru dan meningkatkan kedisiplinan serta kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. 

“Sosialisasi sudah kita lakukan selama satu bulan. Sebenarnya kebijakan ini sudah ada sejak dua tahun lalu. Jadi apa yang mau kita tunggu lagi,” kata Wali Kota Pekanbaru, Dr H Firdaus MT saat melakukam pertemuan dengan awak media, di ruang Command Center Pekanbaru, Rabu (1/8).

Ditambahkan Dr H Firdaus MT, aksi bersih ini bukan hanya urusan sampah saja, tapi soal lingkungan kota yang berkualitas, aman, bersih, nyaman dan asri. Sekarang, tambah Firdaus MT, bagaimana mengubah mindset masyarakat kita.

“Kunjungan kerja kami ke daerah seperti Sabah yang tingkat kepadatannya sama dengan Kota Pekanbaru, mereka bisa bersih. Di situ, tak ada tong sampah, TPS dan semacamnya di tengah kota. Tapi kenapa bisa bersih? Itu pasti faktor manusianya. Kita sama-sama Melayu dengan mereka, lantas kenapa kita tidak bisa?” ujar Firdaus.

Lanjut Firdaus, lingkungan yang bersih akan berkorelasi dengan kesejahteraan masyarakat Pekanbaru itu sendiri.

Sementara itu, pada hari pertama penerapan aksi Pekanbaru bersih, Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan Kota Pekanbaru, bersama Satpol PP berhasil mengamankan 16 orang warga di berbagai lokasi yang kedapatan membuang sampah sembarang tempat dan tidak pada waktunya.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono, didampingi Kasi Ops, Desrianto ketika diwawancara di kantor Walikota Pekanbaru, Rabu (1/8) mengungkapkan, warga yang diamankan di antaranya di ruas Jalan Soebrantas, tepatnya di persimpangan Jalan Putri Tujuh.

“Kita pagi ini berhasil mengamankan 16 orang, di antaranya di Kecamatan Tampan Jalan Soebrantas simpang Jalan Putri Tujuh, Jalan Harapan Raya tepatnya di depan SD dekat halte bus. Di Kecamatan Marpoyan Damai sepanjang Jalan Duyung. Di Kecamatan Payung Sekaki, Jalan Nangka (Tuanku Tambusai, red) simpang SMU Tribakti, Simpang Adira finance,” ungkap Agus Pramono.

Bagi warga yang kedapatan buang sampah dan berhasil diamankan, ditegaskan Agus Pramono, identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dikantongi diamankan oleh petugas dan diminta datang ke kantor Satpol PP. 

“Mereka ini dikenakan sanksi sesuai Peraturan Daerah (Perda, red) yang berlaku, yakni sanksi denda sebesar Rp2,5 juta. Semua pelanggaran Perda ada sanksinya. Intinya di Satpol PP belum pernah ada denda (bagi pelanggar Perda, red). Semua pelanggaran nantinya akan dikenakan denda,” ungkap Kasat Pol PP Kota Pekanbaru menegaskan.

Namun demikian, Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT, meminta Kepala Satpol PP Pekanbaru, dalam tahap awal ini setelah di-BAP, masyarakat yang tertangkap dilepaskan dulu. “Kalau nanti masih diulangi, tak ada ampun lagi. Yang kita ingin adalah kebersihan Kota tanggung jawab kita bersama,” imbaunya. (lex)