Bus Rapi Tabrak Tronton

Satu Tewas, Belasan Luka-Luka


riaupotenza.com
Bus Rapi tampak rusak parah setelah menabrak truk tronton yang sedang parkir. Satu penumpang dikabarkan tewas dan belasan luka-luka.

SIAK (RPZ) - Kamis (26/7) pagi, warga jalan lintas timur perbatasan Kabupaten Pelalawan-Siak, tepatnya Kampung Kerinci Kanan, Siak, dikejutkan suara dentuman keras disusul teriakan histeris dan jerit tangis. 

“Ternyata ada kecelakaan lalulintas antara bus Rapi dengan truk tronton. Bus yang sarat penumpang itu terlihat hancur bagian body kirinya, memanjang dari depan hingga belakang. Sementara truk tronton mengalami kerusakan bagian body kanan,” kata seorang warga tempatan, Atan.

Pria paruh baya itu menggambarkan, betapa penumpang bus dilanda kepanikan karena banyak yang menderita luka berat. Yang selamat bahu membahu menolong korban yang terluka. Warga setempat yang berdatangan ke TKP, juga turut membantu sebisanya. 

Demikian juga halnya pengendara yang melintas, banyak yang berhenti untuk ikut menolong. Alhasil, jalanan yang tak pernah ‘tidur’ tersebut, macet total untuk beberapa saat sampai kemudian datang pihak Kepolisian untuk mengurai kemacetan, sekaligus mengevakuasi korban dan menderek badan bus ke tepi jalan.

“Sepertinya ada yang meninggal satu orang. Yang banyak itu luka-luka,” imbuh Atan.

Terpisah, sumber di Kepolisian menyebutkan, kendaraan yang terlibat dalam laka lantas tersebut adalah bus Rapi BK 7290 LD dengan truk tronton BK 9463 CH.

Saat kejadian, ungkapnya, truk dalam kondisi rusak terparkir di bagian kiri jalan arah dari Pekanbaru. Sementara bus Rapi sedang melaju dari Pekanbaru menuju arah Kerinci Kanan, Siak.

Sampai di TKP Kampung Kerinci Kiri, Kecamatan Kerinci Kanan, Siak itu bus Rapi mengambil jalur kanan dari kedatangannya karena di jalur kirinya ada truk tronton yang parkir akibat mengalami kerusakan.

Naas, begitu badan bus nyelonong ke kanan, dari arah berlawanan muncul truk balak. Diduga saat itu sang sopir bus kaget dan langsung bantir stir ke kiri sehingga menabrak body tronton. Jalanan yang menurun ditambah kecepatan bus yang tinggi membuat badan bus sebelah kiri hancur menggasak body truk bagian kanan. Hal ini pulalah yang diduga mengakibatkan banyaknya kirban luka berat, terutama penumpang yang duduk dikursi barisan kiri bus.

Masih menurut sumber tersebut, sopir bus tidak ditemukan di TKP, diduga melarikan diri. Sementara sopir tronton, Santos Parlindungan (39) selamat.

Belasan korban, imbuhnya, dilarikan ke tiga rumah sakit, yakni Rumah Sakit Efarina dan Rumah Sakit Selasih Pangkalan Kerinci, Pelalawan serta Rumah Sakit Arifin Ahmad Pekanbaru.(mx14/rpg)