Brigadir Maria Gelisah Sebelum Ditemukan Tewas

Polwan Tiga Anak Ditemukan Tewas dengan Leher Terjerat Tali


riaupotenza.com

BATAM (RPZ) -- Seorang Polwan anggota Polsek Batuaji ditemukan tewas di rumahnya di perumahan Taman Cipta Asri Tahap I blok F/70, Tembesi, Sagulung, Batam, Kepri, Rabu (26/7) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Ibu tiga anak bernama Brigadir Maria Magdalena Marpaung itu ditemukan tewas dengan seutas tali terjerat pada lehernya dibawah anak tangga menuju lantai dua rumah.

Polisi gabungan dari Mapolda Kepri, Polresta Barelang hingga Polsek Batuaji dan Sagulung belum bisa memastikan penyebab kematian istri perwira Polisi di Korps Brimob Polda Kepri itu. Dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri belum sepenuhnya menguatkan sebab ada yang janggal dengan posisi korban saat ditemukan.

Posisi korban saat ditemukan leher memang terjerat tali, namun kakinya masih menjangkau ke lantai rumah. Begitu juga dengan tali yang menjerat lehernya tidak begitu kencang seperti menahan beban.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki yang turun ke lokasi kejadian dini hari kemarin hanya bisa membenarkan jika salah seorang anggotanya meninggal dunia. Dia belum bisa menyimpulkan apapun terkait penyebab kematian anggotanya itu. "Belum bisa mengandai-andai. Masih didalami," ujar Hengki, singkat.

Informasi yang didapat di lapangan, kematian polwan itu pertama kali diketahui Togar Silalahi suami korban sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu Togar baru pulang karena ada urusan di luar. Saat melihat sang istri sudah tak bernyawa dengan posisi leher dijerat tali, Togar langsung berteriak meminta bantuan warga. "Kaget dengan suaminya mintatolong. Rupanya istrinya gantung diri," ujar Salim, seorang warga di lokasi kejadian.

Brigadir Maria Gelisah Sebelum Ditemukan Tewas di Rumahnya
apolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi langsung turun ke lokasi kejadian ditemukannya seorang polwan bernama Brigadir Maria Magdalena Marpaung di rumahnya, Rabu (26/7) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Saat ditangani polisi, rumah korban yang berada di perumahan Taman Cipta Asri Tahap I blok F/70, Tembesi, Sagulung, Batam, Kepri, kejadian dijaga ketat.

Polisi tidak memperkenankan warga ataupun awak media mendekati rumah lokasi kejadian. Setelah melakukan olah TKP, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Mapolda Kepri untuk ditindak lanjuti.

Informasi lain yang didapat di lapangan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui masih bersama sang suami di rumah mereka. Saat itu keduanya ngobrol berdua di lantai satu. Sementara tiga anak dan seorang pembantu rumah tangga berada di lantai dua.

Sekitar pukul 20.00 WIB sang suami diinformasikan keluar dari rumah dan meninggalkan korban sendiri di lantai satu rumah. "Sekitar 22.30 WIB, dia balik ke rumah lihat istrinya sudah meninggal," kata sumber di lokasi kejadian.

Meninggalnya ibu tiga anak ini meninggalkan tanda tanya besar bagi warga sekitar termasuk teman-temanya di kesatuan. Mereka tak menyangka sosok Polwan yang pendiam dan tenang itu bisa berakhir tragis seperti itu.

"Awal dikasih tahu saya tak percaya memang. Saya pikir itu hoaks. Tapi diberitahu kapolsek baru percaya saya. Selasa (25/7) masih ngantor dia nggak nyangka bisa jadi seperti ini," ujar seorang anggota Polsek Batuaji.

Menurut rekan-rekan kerjanya, selama ini Maria dikenal sosok polwan yang pendiam dan selalu fokus dalam melaksanakan pekerjaannya. Namun ada yang aneh memang tingkahnya belakangan ini. Khusus dari penampilan, korban sepertinya tak begitu peduli. Ini berbeda dari hari-hari sebelumnya yang selalu tampil bersih dam rapi.

Tidak itu saja, sepekan sebelum nahas itu tiba, Maria juga kerap berbicara lama melalui via telepon termasuk di tempat kerja. Ini juga merupakan hal yang tak lazim sebab tidak biasanya seperti itu di mata rekan-rekan kerjanya. "Pakai headset terus dia dan ngobrolnyapun berjam-jam. Seperti curhat gitu," ujar sumber.

Sikap tak lazim serupa juga diakui tetangga korban. Siang hari sebelum ditemukan meninggal, Polwan bertugas sebagai penyidik di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Mapolsek Batuaji itu terlihat gelisah saat berada di rumah. Dia sering mondar mandir ke luar rumah.

Ini juga tak lazim sebab Brigadir Maria selama ini tidak pernah seperti itu. "Bahkan sore tadi, dia juga sempat duduk lama di dekat gerbang masuk ini. Seperti lagi banyak masalah dia. Termenung gitu," ujar Yati, tetangga korban.

Kematian Maria ini jadi fokus penyelidikan polisi. Polisi gabungan yang dipimpin oleh Kapolresta Barelang kembali mendatangi lokasi kejadian sejak pagi sampai siang kemarin. Mereka kembali melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab kepastian kematian korban.

Kegiatan polisi masih dilakukan secara tertutup sehingga tidak terpantau persis apa yang dilakukan di dalam rumah lokasi kejadian tadi.(rpz/jpnn)