Hanya Berjarak 750 meter Dari Dinas P dan K, SD Ini Tak Memilik Meubeler


riaupotenza.com

BANGKINANG (RPZ) - Miris. Inilah kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 004 Bangkinang Kota.

Meski hanya berjarak lebih kurang 750 meter dari Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar tak membuat sekolah ini memiliki fasilitas yang layak. Sekolah milik pemerintah ini justru tanpa meubeler. Sungguh memprihatinkan.

Anak-anak di sekolah ini belajar hanya di atas karpet kusam, lusuh tanpa meja dan kursi. Tentu saja, kondisi ini sangat dikeluhkan oleh para wali murid.

"Kita minta pemerintah segera melengkapi meja kursi anak kami belajar," ujar salah seorang wali murid yang tak ingin namanya disebut, Kamis (26/7/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, sekolah ini memiliki 90 orang siswa dan siswi. Dari 6 ruang belajar, hanya 2 ruang belajar yang memiliki meja dan kursi seperti layaknya sekolah-sekolah pada umumnya.

Selain membutuhkan meja dan kursi, sekolah ini juga kekurangan papan tulis sebanyak 4 unit.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Santoso ketika dikonfirmasi tarkait masalah ini, enggan memberikan keterangan. Dia mengaku sedang rapat di Jakarta. 

''Maaf ya, saya sedang rapat di Jakarta, kalau masalah itu hubungi Kabid saya saja," kilah santoso.

Sementara Kabid Bina Program, Sarana dan Prasarana, Firdaus juga enggan memberikan jawaban apapun atas persoalan ini. 

"Maaf ya, Saya tak berwenang memberikan keterangan atas persoalan ini," kata dia.

Kemudian wartawan mencoba lagi menghubungi Sekretaris Dinas, Neneng juga tidak bersedia memberikan jawaban apapun.

"Tunggu pak Kadis pulang ke Bangkinang saja ya, nanti tanyakan langsung sama pak kadis, biar jelas dan lengkap informasi serta data-datanya," ujar Neneng.

Sekadar informasi, Sekolah Dasar Negeri 004 ini merupakan sekolah yang digusur akibat pembangunan jembatan water front city di pinggiran Sungai Kampar. Sekolah ini dulunya beralamat di Kelurahan Langgini. Tapi anehnya, ketika sekolah ini dibangun ulang pada 2016 yang lalu, justru dibangun di Kelurahan Bangkinang.

Informasinya, sekolah ini selesai dibangun dan diserahterimakan ke pihak sekolah pada 2017 lalu tanpa listrik, tanpa meubeler, tanpa air. Adapun listrik air bisa dinikmati berkat urunan kepala sekolah bersama para guru.

Sementara meja kursi yang dipakai oleh anak-anak di dua lokal merupakan pinjaman dari beberapa sekolah lainnya. Naz