4 Atlet Difabel Meranti Perkuat Indonesia di Abudabi


riaupotenza.com
Empat atlet difabel Meranti yang akan memperkuat Indonesia di Abu Dhabi.

SELATPANJANG (RPZ) - Berhasil meraih emas di Pornas Special Olympics Indonesia (SOIna) VIII di Pekanbaru, Riau, empat orang atlet asal Kabupaten Kepulauan Meranti akan memperkuat Indonesia di Special Olympics World Summer Games (SOWSG) Abu Dhabi tahun 2019 mendatang. 

Mereka adalah Alexli Francius dan Jennika dari cabor bulutangkis, serta Carlos dan Sandi dari cabor bola basket. Demikian diungkapkan Ketua SOIna Kepulauan Meranti, Syafrizal kepada Pekanbaru Pos, Senin (23/7). 

Syafrizal mengatakan, Pornas VIII SOIna 2018 memang menjadi ajang seleksi atlet SOIna nasional untuk nantinya dipersiapkan menghadapi SOWSG di Abu Dhabi tahun 2019 mendatang. 

Mereka adalah Alexli Francius dan Jennika atlet dari cabang olahraga (Cabor) Bulu Tangkis, serta Carlos dan Sandy atlet dari Cabor Basket.

“Target untuk melibatkan banyak atlet dari Meranti untuk bertanding di tingkat internasional sudah tercapai. Saya pun optimis mereka juga akan menyumbangkan medali untuk Indonesia. Soalnya atlet SOIna Meranti pernah menyabet 2 medali emas dan 1 medali perak di ajang SWOSG di Athena, Yunani pada 2011 silam,” ujar Syafrizal, Ahad (22/7).

Kepala SLB Sekar Meranti ini juga mengatakan, bahwa sebelumnya atlet SOIna Kepulauan Meranti Cabor Bulu Tangkis yakni Alexli Francius dan Jennika sudah meraih medali emas pada Pornas VII SOIna di Makassar 2014 silam.

“Sebenarnya atlet kita sudah meraih medali emas di Makassar 4 tahun lalu dan mereka sudah berhak mewakili Indonesia pada SOWSG tahun 2015 di Los Angeles, California, Amerika Serikat, namun karena terjadi miskomunikasi atlet kita batal diberangkatkan. Dan, tahun depan kita pastikan mereka berangkat,” kata Syafrizal lagi.

Dalam pertandingan yang diikuti 1.066 atlet difabel dari 22 provinsi di Indonesia itu, pada partai final Jennika yang bermain Bulu Tangkis Single Putri menang dengan skor 21-4, 21-6 atas Jawa Tengah, sedangkan Alexli yang Francius yang bermain Bulu Tangkis Single Putra menang 21-17, 21-14 atas Jogjakarta. Pada laga ganda campuran Alex dan Jennika juga menumbangkan lawan lawannya.

Untuk Cabor Basket, Carlos, Sandy dan kawan Kawan juga menyumbangkan emas bagi Riau setelah menumbangkan Sumatera Barat dengan skor 27-07. Emas juga turut disumbangkan dari cabor Futsal divisi IV setelah Agus dan kawan kawan menaklukkan NTB dengan agregat 5:4.

Sementara itu, untuk Futsal putra Divisi II yang diperkuat Arisno dan Mansur bersama kawan kawan hanya menyumbangkan medali perak, sedangkan Futsal putri divisi I yang diperkuat Riana dan Juliana juga turut menyumbangkan perak untuk Riau. Sedangkan Sepak bola putri yang diperkuat Maznah dan Syafira hanya bisa meraih perunggu.

Dengan total medali tersebut, menempatkan Riau sebagai tuan rumah pada peringkat pertama dengan perolehan medali sebanyak 18 emas, 16 perak, dan 18 perunggu.

Sebelumnya, SOIna Kepulauan Meranti mengirim 11 atlet penyandang Tunagrahita 1 pelatih dan 1 official untuk memperkuat Provinsi Riau dalam ajang yang diikuti oleh 22 provinsi ini. Atlet yang dikirim mengikuti 4 cabang olahraga (Cabor) dari 11 Cabor yang dipertandingkan. 

Keempat Cabor tersebut yaitu, futsal, sepak bola putri, bulutangkis, dan basket. Bahkan mereka yang tergabung bersama atlet Riau lainnya sudah menjalani TC selama 13 hari dari 5-18 Juli 2018. (wir)