Kejari Meranti Bakar 14,72 Gram Sabu Dan Pil Ekstasi


riaupotenza.com

SELATPANJANG(RPZ)-Sebanyak 14,72 gram Narkoba jeni sabu-sabu dan pil ekstasi kembali dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Jumat (20/7) siang. 

Pemusnahan barang bukti (BB) itu dilakukan dalam rangka Hari Adyaksa yang digelar di kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Budi Raharjo MH dalam sambutannya mengatakan, BB yang dimusnahkan itu berasal dari tujuh kasus penindakan yang dilakukan di Polres Kepulauan Meranti dan jajarannya selama 2018. 

Pemusnahan itu juga merupakan tindak lanjut dari pemusnahan sebelumnya. 

Tidak hanya Narkoba, pemusnahan juga dilakukan terhadap BB tindak pidana lainnya, seperti 1 unit chensaw pakaian dan beberapa unit handphone. 

Namun, khusus barang bukti ini pemusnahan dengan cara pembakaran dilakukan di tempat berbeda (tempat sampah). Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya sesuatu dari akibat si jago merah.

"Satu sisi, narkotika ini merupakan obat untuk kesehatan. Sementara sisi lain, sangat berbahaya jika disalahgunakan. Apalagi saat ini kecenderungan yang mengarah pada kecanduan semakin meningkat. Tidak hanya perorangan, kejahatan ini juga telah terorganisir, baik nasional maupun internasional. Dan, untuk memberikan efek jera juga relah diatur sanksi hingga pidana mati. Jadi, mari bersama-sama kita mencegahnya", pungkas Kajari.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Laode Proyek SH yang turut hadir dalam acara tersebut. 

Menurut dia, saat ini sebagian besar (sekitar 85 persen) kasus tindak pidana yang ditangani Polres dan Polsek adalah kasus Narkoba. Bahkan, pekan lalu pihaknya juga menangkap 15 orang pria dan wanita yang sedang berpesta Narkoba di tempat hiburan. 

"Walaupun ada di antara mereka yang tidak menggunakan Narkoba, namun tetap ditindak sesuai tingkat kesalahan yang dilakukan", ucap Kapolres.

Dia menilai bahwa kejahatan Narkoba bukanlah kejahatan biasa. Sebuah negara akan hancur akibat Narkoba. 

Dan, Narkoba juga menjadi strategi oerang oleh negara lain untuk menghancurkan Indonesia, walauoun memajan waktu lama. Karenanya, dia mengajak semua pihak untuk bersatu padu dalam memberantas Narkoba.(Tan/Wir)