Kawasan Ulu Kasok Hangus Terbakar


riaupotenza.com
Kawasan Ulu Kasok hangus terbakar dan 5 kedai Ikut jadi amukan si Jago Merah.

XIIIKOTOKAMPAR (RPZ) -  Kawasan Wisata Ulu Kasok di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar terbakar. Hingga pukul 11.30, Kamis (19/7/2018) api dan asap masih terlihat mengepul.

Dari pantauan di lokasi, amukan si jago merah telah menghanguskan tumbuh-tumbuhan yang ada di bagian depan puncak Ulu Kasok atau di sebelah utara yang kelihatan jelas bagi pengendara yang melintas di jalan nasional Riau-Sumbar. Luas areal yang terbakar diperkirakan sekira 1 hektar. 

Mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Kampar tampak sibuk berusaha memadamkan api. Mobil Damkar tiba di lokasi sekira pukul 07.00 WIB. Isak tangis dari pedagang masih terdengar di lokasi karena banyak kedai dan isi kedai mereka terbakar.

Pengelola Ulu Kasok Badawi Nasution (60)  mengungkapkan, api terlihat pertama kali sekira 05.10 WIB. Saat itu ia keluar dari warung yang berada di pos masuk Ulu Kasok yang berada di pinggir jalan nasional Riau Sumbar. Kebetulan malam ini ia menginap di warungnya tersebut.

Pertama kali ia mengira api tersebut adalah cahaya bulan. “Pertama saya pikir cantik kali bulan malam ini. Lama-lama saya baru sadar itu api dan lama-lama makin membesar. Kami langsung keatas sama Kandar. Yang pertama kami selamatkan barang-barang di kedai karena api sudah membakar kedai,” ujar Badawi.

“Kemungkinan kalau saya tidak tidur di sini habis kedai semua karena lantai sebagian plastik dan kayu,” imbuhnya.

Diperkirakan ada sebanyak lima kedai yang sudah dimakan api dan kedai lainnya masih sebatas tiang yang terbakar. “Untung saja kami cepat keatas dan menelpon kawan-kawan. Kalau terlambat sudah habis isi kedai semuanya. Kalau kena satu kena semua. Takut kita kompor gas banyak di dalam,” beber Badawi yang juga salah satu orang yang pertama kali membuka kawasan ini hingga terkenal di mana-mana.

Danramil XIII Koto Kampar Kapten Diding Sukardi yang ada di lokasi mengatakan, upaya pemadaman kebakaran ini adalah  tanggungjawab bersama dan terhadap pelaku tidak boleh ada toleransi karena ini menjadi perhatian negara dan perintah presiden agar mencegah dan memadamkan segera kebakaran. 

Sementara Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK melalui Paur Humas Polres Kampar IPTU Deni Yusra mengatakan bahwa anggota masih di lapangan.  “ saat ini anggota di lapangan untuk mencari penyebab kebakaran ini.  Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa,  untuk kerugian belum kita tabsirkan,” tandasnya.mx/pr