Mahasiswa Bengkalis Kecewa, Ape Sebab


riaupotenza.com
Diskusi mahasiswa Bengkalis yang dikemas dengan acara Halal Bi Halal.

BENGKALIS (RPZ)  — Agenda diskusi membahas soal pembangunan Kabupaten Bengkalis kedepan yang ditaja Pengurus Ikatan Pemuda Mahasiswa Kabupaten Bengkalis (Ipemalis) Jakarta berlangsung alot, Ahad (15/7/2018) malam.

Walau konsentrasi sedikit buyar dikarenakan agenda acara bersamaan dengan jadwal Final Piala Dunia di Televisi, antara Prancis Vs Kroasia, namun hal itu tidak memudarkan semangat para pengurus Ipemalis dan undangan.

Mengarah kedinama politik di Bengkalis saat ini cukup dirasakan tidak sehat.  Ada tekanan besar dari kampus terhadap gerakan mahasiswa. Salah satunya larangan aksi demontrasi atau unjuk rasa. Jika dilanggar terkesan diancam tidak akan mendapatkan bantuan bea siswa. 

Hal itu disampaikan salah satu Perwakilan BEM Mahasiswa Bengkalis Sofyan, disela-sela diskusi Ipemalis Jakarta tadi malam. Pernyataan ini terlontar setelah materi diskusi disampaikan oleh dua narasumber.

Sontak saja, Sofyan dengan lantang menyampaikan aspirasinya kepada narasumber. Dimana menurut Sofyan, gerakan mahasiswa murni untuk mengawal agar penguasa sadar dengan kondisi Kabupaten Bengkalis. Terus terang saat ini Bengkalis sangat terpuruk, ditambah buruknya hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati.

“Kami masyarakat yang merasakan semuanya. Kami terus mendesak penguasa terkait berbagai persoalan yang dihadapi Bengkalis, tapi kami ditekan oleh penguasa lewat kampus, ini sudah tidak sehat lagi,” terang Sofyan dengan nada berapi-api dan mendapat tepuk tangan gemuruh dari seluruh mahasiswa yang hadir.

Pernyataan salah seorang mahasiswa ini turut menjadi pembahasan serius selama diskusi. Tokoh masyarakat, dan mantan Gubernur Riau H Wan Abu Bakar langsung menyikapinya secara jernih, dan positif.

Tak kalah argumen, anggota DPRD Riau Bagus Santoso turut menimpali pernyataan salah seorang mahasiswa Bengkalis tersebut. Bagus Santoso mengatakan,  penguasa harus mendengarkan, menerima aspirasi agar terkawal  pada rel yang benar sehingga roda pemerintah dan pembangunan tercapai sesuai dengan yang do cita- citakan. Persoalan adanya tekanan dari pihak kampus, tentu akan menjadi catatan nantinya bagi pemateri di forum diskusi mahasiswa ini.kar