Dari Pelatihan Anggota Forum PUSPA Riau 2018

Alhamdulillah, Utusan Bengkalis Dapat Ilmu Bahasa Indonesia


riaupotenza.com
Kepala DPP-PA Kabupaten Bengkalis H Mustafa, MM diwakili Kepala Seksi (Kasi) Penguatan Kelembagaan Bidang Kelembagaan dan PUG, NS Teti Kusriani, S.Kep bersama Duta Bahasa Riau 2018 Amirhan Pratama pada pelatihan Anggota Forum PUSPA, Kamis (12/7/2018).

PEKANBARU (RPZ) -- Sesi kedua pelatihan bagi anggota Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) kabupaten/kota se- Provinsi Riau Tahun 2018, Kamis (12/7/2018) kemarin kembali dilaksanakan di Hotel Grand Cokro, Pekanbaru, Riau.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-PA) Provinsi Riau menghadirkan Duta Bahasa Riau 2018, Amirhan Pratama. Di sesi materi bahasa Indonesia itu. Amirhan mengupas tentang pentingnya bahasa Indonesia dalam agenda Forum PUSPA. 

Amirhan yang tercatat sebagai pemenang 1 lomba Bahasa Indonesia bulan April 2018 lalu atas penilaian dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa ini mengakui jika bahasa Indonesia adalah bahasa yang indah.

"Peranan bahasa Indonesia sangat penting. Bahasa Indonesia adalah yang mempersatukan kita atau bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, cinta bahasa Indonesia, maka kita cinta negara kita," kata Amirhan.

Menurut Amirhan, banyak ditemukan penggunaan bahasa Indonesia yang kerap salah arti atau rancu dan sulit dipahami. Ia mencontohkan, penyebutan Handphone sebagai alat teknologi yang sering digunakan merupakan adalah bahasa Inggris. Alangkah baiknya penyebutan Handphone itu diganti dengan Gawai. 

Gawai dalam bahasa Indonesia itu artinya ponsel, sama seperti Handphone yang merupakan bahasa Inggris artinya ponsel. Pada kesempatan itu juga, Amirhan menjelaskan bagaimana cara melestarikan bahasa Indonesia. Cara melestarikan bahasa Indonesia adalah dengan cara selalu menggunakan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga.

Pelatihan Forum PUSPA tersebut sebelumnya dibuka resmi Kepala DPP-PA Provinsi Riau, Dra Hj Tengku Hidayati Effiza MM, dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pusat Bidang Kelembagaan dan Profesi  Rizkiyono.

Kegiatan itu diikuti sekitar 60 peserta. Termasuk utusan Bengkalis melalui DPP-PA Bengkalis terdiri dari 2 orang perwakilan OPD, 2 orang dari dunia usaha, 1 orang dari kalangan media.

Kepala DPP-PA Kabupaten Bengkalis melalui Kepala Seksi (Kasi) Penguatan Kelembagaan Bidang Kelembagaan dan PUG, NS Teti Kusriani SKep kepada media ini mengatakan, pelatihan Forum PUSPA yang diselenggarakan DPP-PA Provinsi Riau sangat penting. 

"Pelatihan ini sangat penting bagi kita di daerah. Terutama dalam rangka mewujudkan Kota Layak Anak (KLA), dan Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu daerah kategori Pratama KLA, artinya kita perlu satukan persepsi untuk rencana aksi program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk kesejahteraan," ungkapnya. Kar