Akses Penyambung Pelalawan-Inhil

Pak Gubri Terpilih, Tolong Selesaikan Jalan Lintas Bono


riaupotenza.com
Jembatan Hulu Logah Sungai Kerumutan akses penyambung Jalan Lintas Bono Pelalawan-Inhil.

PANGKALANKERINCI (RPZ) - Mulai dibangun sejak tahun 2004 lalu, Jalan Lintas Bono yang menghubungkan dua wilayah, Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir, masih jauh dari harapan. Namun warga tak berpatah arang dengan berharap Gubri terpilih Syamsuar Edi Nasution akan menuntaskan pembangunan jalur darat yang ditunggu masyarakat sejak 14 tahun silam itu. 

"Harapan kita tertuju pada Gubernur Baru nanti. Semoga jalan Lintas Bono ini dapat diselesaikan pembangunannya,'' kata mantan aktivis Himpunan Pelajar Mahasiswa Pelalawan (Hipmawan) Said Abu Sofian di Pangkalan Kerinci, Rabu (11/7/2018).

Dikatakannya, akses yang pertama sekali digagas HT Azmun Jaafar, SH ketika masih menjabat sebagai Bupati Pelalawan dalam program Merangkai Kampung Membangun Negeri itu tak hanya memudahkan akses manusia. Tapi lebih dari itu dipastikan pula akan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat tempatan hingga ke Kecamatan Kuala Kampar sampai ke Kabupaten tetangga Kabupaten Indragiri Hilir. 

Tapi sayang, lanjut Said yang juga pengurus KNPI Pelalawan ini, belasan tahun jalan itu dimulai, namun tak kunjung berujung meski tak sedikit kerugian masyarakat terutama di Kuala Kampar yang rela menebang pohon kelapa produktif dihibahkan untuk badan jalan.

''Begitulah sangat besarnya harapan masyarakat agar jalur darat itu menjadi akses utama terbuka. Tapi, warga tetap bersabar hingga jalan itu terealisi," paparnya. 

Jalan Lintas Bono sebut Sofian,  digagas dari tahun 2004  menghubungkan Kabupetan Pelalawan-Inhil.  ''Kondisi jalan ini sampai sekarang belum sampai ke tujuan awal. Perkiraan saya dari Simpang Bunut ke Sungai Guntung Inhil lebih kurang 200 KM. Yang sudah di aspal baru sekitar 60 KM dan pengerasan lebih kurang 25 KM. Artiannya masih ada separo lagi jalan ini belum dikerjakan,'' kata Said Abu Sofian membeberkan kondisi jalan tersebut.

Padahal sambung pria asal Kualahan Kampar ini, akses jalan Lintas Bono jika sudah rampung diaspal, tak hanya menguntungkan masyarakat dengan berbagai komoditi, tapi juga Pemkab Pelalawan, karena di sana ada objek wisata bertaraf dunia yakni Gelombang Bono di Teluk Meranti. 

''Mudah-mudahan pak Syamsuar dan Edi akan membuktikan tekad membangun dan memajukan Riau salah satunya Jalan Lintas Bono," pungkasnya.amr