Bupati Inhil Sampaikan Tantangan Stabilisasi Harga dan Penguatan Sektor Hilir

Teknologi Pengolahan Kelapa Dibahas Secara Nasional


riaupotenza.com

SERPONG- Menyikapi permasalahan itu, pemerintah pusat pun menggelar Indonesia Development Forum 2018, Selasa (10/7) di Grand Ballroom, The Ritz Carlton, Jakarta. Forum itu pun mengangkat ‘Identifikasi Persoalan Teknologi Pengolahan Kelapa Balai Besar 

Teknologi Pengolahan Kepala Dibahas Secara Nasional

Pengembangan Mekanisasi Pertanian’ juga bakal berlangsung di Kementerian Pertanian (Kementan) RI, Serpong.
 
Agenda besar bagi daerah penghasil kelapa di Indonesia ini, direncanakan akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia H Jusuf Kalla. Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Drs HM Wardan MP juga didaulat sebagai narasumber dan membahas tentang ‘Tantangan Stabilisasi Harga dan Penguatan Sektor Hilir’.
 
Untuk diketahui, Indonesia adalah salah satu negara penghasil kelapa terbesar di dunia dengan total produksi buah kelapa sebesar kurang lebih 14 miliar butir per tahun (APCC, 2015). Akan tetapi posisi ini tidak  menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor produk turunan kelapa.  Nilai ekspor produk kelapa Indonesia 30 persen lebih rendah dibanding nilai ekspor Filipina.
 
Industri di Indonesia memang tidak berkembang secara maksimal. Jenis produk turunan kelapa yang diekspor Indonesia tidak sebanyak Filipina. Dan Indonesia hanya mengekspor 14 macam jenis produk kelapa sementara Filipina kurang lebih berkisar 30 jenis. 
 
Minyak kelapa mentah yang kita hasilkan pun diimpor oleh Filipina untuk kemudian diolah menjadi oleochemical ekspor dengan nilai tambah yang lebih besar. Salah satu kendala adalah tidak berkembangnya teknologi pengolahan kelapa yang handal namun terjangkau baik ada skala menengah maupun skala besar. 
 
Mesin-mesin pengolah kelapa Indonesia untuk skala menengah dan besar banyak bergantung dari Amerika Serikat dan Jerman untuk mesin bernilai investasi besar, India untuk mesin bernilai investasi sedang serta belakangan ini China yang juga mulai membuat mesin pengolah pangan kelapa bernilai besar dengan harga yang bersaing.
 
Fakta lain tidak maksimalnya perkembangan industri kelapa Indonesia adalah ekspor kelapa butir besar-besaran ke negara seperti Malaysia, Thaland, China serta Sri Lanka. Diperkirakan kurang lebih 3 miliar butir kelapa bulat diekspor tiap tahunnya. 
 
Pada tingkat petani, kelapa hanya dijual bulat tanpa diolah terlebih dahulu untuk peningkatan nilai tambah. Oleh karena itu untuk mendorong industri kelapa nasional baik pada tingkat petani maupun pengusaha diperlukan pengembangan teknologi yang kuat.
 
Wacana untuk mendorong pertumbuhan industri kelapa Indonesia yang kuat telah muncul sejak tiga dekade lalu. Berbagai model seperti pengembangan industri kelapa terpadu, pengembangan model cluster atau pula model KIMBUN (kawasan industri masyarakat perkebunan) hingga kini tidak berjalan. Satu yang pasti bahwa tidak pernah pembicaraan tentang teknologi bagaimana yang dilibatkan dalam model-model tersebut.   
 
Oleh karena itu dirasa perlu melalukan pendataan serta penemukenalan semua permasalahan yang terkait dalam pengolahan berbagai produk turunan kelapa seperti arang batok, briket, karbon aktif, gula kelapa, VCO, kopra hitam, kopra putih, minyak kelapa klentik tradisional, CNO RBD, cuka, nata de coco dan lain sebagainya.
 
Forum diskusi penting ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi semua persoalan yang ada pada pengolahan berbagai jenis produk turunan kelapa baik dalam skala kecil, menengah maupun besar. Mengindentifikasi teknologi mana yang dapat memberikan nilai tambah pada tiap tingkatan usaha skala kecil pada tingkat petani, menengah dan besar pada industri
 
Peserta diskusi ini diperkirakan berjumlah 50 orang, yaitu para pengusaha berbasis produk kelapa yang tergabung atau belum dalam asosiasi usaha serta para anggota KOPEK. 
 
Berdasarkan catatan yang diterima Posmetro Indragiri juga akan dilaksanakan Penandatanganan MoU kerjasama pengembangan dan penerapan Teknologi dan Mekanisasi Pertanian dan Perkebunan Kelapa antara BBPMP dengan Kabupaten Lingga dan kabupaten lainnya.dre