Sebelum Terjadi Penembakan, Lapas Pekanbaru Terima Napi Kelas Kakap


riaupotenza.com
Yulius

PEKANBARU (RPZ)  - Hingga kini kasus penembakan Lapas Kls II A Pekanbaru belum terungkap. Namun demikian,  terkait kasus tersebut, dua hari sebelum kejadian, pihak Lapas menerima limpahan Napi dari Rengat, Inhu bernama Alexander. 

Kepala Lapas Kelas II A Pekanbaru, Yulius Syahruza, Senin (9/7/2018) mengatakan, sejauh ini kita belum mengetahuinya dan itu masih menduga-duga. Tahunya kita bahwa itu tembakan karena kita melihat ada bekas lobang pada kaca ruang layanan dan bekas tembakan didinding.

Namun,  sebelum kejadian penembakan tersebut, petugas Lapas berhasil mengamankan kiriman paket Sabu, Sabtu (7/7/2018) sore diduga untuk warga binaan di Lapas Kelas II A Pekanbaru. Pelaku berinisial FA, koki kantin Lapas. Yang bersangkutan ini mendapat titipan paket narkoba dari pelaku lain. Kemudian diselundupkan dua paket ke dalam roti untuk diantar kepada salah satu narapidana dalam Lapas.

"Menurut indikasi dari Polresta Pekanbaru ada dua orang. Saat ini sudah di Polresta Pekanbaru. Karena dua hari sebelum kejadian, Jumat (6/7/2018) ada pengiriman napi dari Rengat, Indragiri Hulu bernama Alexander. Dimana tahun 2014 dirinya pernah mencoba untuk meloloskan diri dari Rumah Tahanan di Rengat dengan menodong petugas lapas dengan senjata api," kata Kepala Lapas.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Lapas Kelas II A Pekanbaru diserang orang tidak dikenal yang menggunakan senjata api dengan menembakan senjata api sebanyak lima kali.

Akibat serangan itu, kaca dan diding Lapas mengalami kerusakan. Untuk barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian yakni selongsong dan proyektil.