Porwanas XIII Diundur, Ini Alasannya


riaupotenza.com
Pengurus SIWO foto bersama usai rapat.

JOGJAKARTA (RPZ)  - Pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII, yang semula akan dilaksanakan pada tahun tahun 2019 di Provinsi Papua, terpaksa harus diundur pada tahun 2020 mendatang. 

Menurut Ketua SIWO PWI Papua, Paul Karma pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SIWO di Hotel Rich, Jogjakarta, Jumat (6/7/2018) menjelaskan, ada beberapa alasan yang membuat pihaknya memutuskan untuk mengundur pelaksanaan iven akbar olahraga wartawan, Porwanas XIII. 
 
Diantaranya, pada tahun 2018 ini Papua baru menyelesaikan Pilkada Gubernur. Sehingga belum diketahui siapa  yang akan memimpin Papua lima tahun kedepan. Akibatnya anggaran untuk penyelenggaraan Porwanas yang semula sudah dibahas, terpaksa harus diulang kembali. 

Selain persoalan pendanaan, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan utama karena tahun 2019, bersamaan dengan agenda politik seperti Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif.
 
"Jadi kami putuskan Porwanas di Papua di undur yang semula 2019 menjadi tahun 2020. Kami bangga diberi kepercayaan menjadi tuan rumah. Tapi dengan kondisi tahun ini dan tahun depan tidak memungkinkan kami menyelenggarakannya. Hal-hal tersebutlah yang menjadi faktor pengunduran Porwanas,” kata Paul.

“Setelah mengadakan pertemuan dengan Pemprov Papua, mereka menganjurkan diundur saja. Agar pelaksanaan Porwanas bisa berjalan lancar, aman dan semua peserta senang berada di Papua,” tambahnya.

Untuk pelaksanaan tahun 2020 mendatang, dijadwalkan dua bulan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang juga dilaksanakan di Papua, pada bulan Oktober 2020. Selain itu juga sekaligus ujicoba beberapa venue yang ada di Papua.

“Kita jadwalkan sebelum PON, sama seperti Porwanas di Jabar lalu, pelaksanaan juga sebagai ajang ujicoba menjelang PON,” katanya.
 
Menurut Paul ada delapan cabang olahraga (cabor)yang rencananya akan dipertandingkan pada Porwanas 2020. Delapan cabor itu: atletik, biliar, bulu tangkis, catur, futsal, sepakbola, tenis meja dan tenis lapangan. “Selain itu ada dua cabang kompetisi yaitu karya tulis dan foto jurnalis," jelasnya.
 
Sementara Ketua umum SIWO PWI pusat, Raja Pane, memaklumi pengunduran jadwal Porwanas. Dan ia berharap dari pihak Papua tetap menyiapkan pelaksanaan Porwanas dengan lebih baik lagi.

“Bagaimanapun Papua tetap menjadi tuan rumah Porwanas. Dan kita harus menerima itu, mudah-mudahan bisa berjalan lancar. Untuk selanjutnya penetapan cabor dan nomor akan ditetapkan pada Rakernas Siwo pada tahun 2019 di Jawa Timur,” ungkap Raja Pane.