Oknum Sekdes Diduga Otak Pelaku Pembunuhan Aktivis


riaupotenza.com
Dua pelaku pembunuhan TS Sekdes dan S terhadapnya aktivis Daud Hadi diapit Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, S.Ik dan Kasat Reskrim AKP Teddy Adrian, SH, S.Ik.

PANGKALANKERINCI (RPZ) - Akhirnya tim Opsnal Polres Pelalawan berhasil mengungkap kasus pembunuhan, Daud Hadi, Pegiat LSM yang ditemukan tewas berlumuran darah di depan Bumdes Desa Sialang Godang Kecamatan Bandar Petalangan 10 April 2018 lalu. 

Pelakunya ternyata melibatkan oknum pejabat desa. Dua dari tiga pelaku yang salah satunya melibatkan aparatur  desa setempat  berhasil dibekuk polisi. Bahkan Sekdes Sialang Godang ditengarai sebagai otak pelaku.  Sementara satu eksekutor masih DPO jajaran kepolisian. 

Kendati belum diketahui motif yang jelas pembunuhan berencana yang merenggut nyawa aktivis  Daud Hadi (56). Namun kasus yang melibatkan Sekdes  Sialang Godang inisial TS selaku penyandang dana sebesar Rp10 juta sebagai pemberi upah kepada eksekutor  S alias Isap serta satu lainnya yang juga insisial S yang masih buron.

‘’Kedua tersangka yang sudah diamankan ini terancam 20 tahun penjara karena melanggar pasal 340 subsider 380 KUHPidana melakukan pembunuhan secara bersama-sama,’’ kata Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIk, Kamis (5/7/2018).

Dari penangkapan itu polisi juga berhasil mengamankan barang bukti dari pelaku berupa 1 sendok bergambar wayang, pakaian korban Daud Hadi yang terdapat bercak darah, 1  unit Sepeda Motor Honda Snow warna merah Nomor  Polisi BM 1612 IM, 1 unit HP Samsung Lipar warna putih  milik tersangka TS dan 1 HP merek Polytron warna coklat milik tersangka S alias Isap.

Menurut Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Teddi Ardian SH SIk berdasarkan hasil penyelidikan tersangka S diduga kuat telah melakukan tindak pidana pembunuhan korban Daud Hadi (Eksekutor) bersama DPO atas nama S. ‘'Lalu dilakukan pengembangan bahwa tersangka dibayar oleh T sejumlah  Rp 10 juta rupiah untuk membunuh korban,’’ jelasnya.

Diwartawakan sebelumnya, pembunuhan sadis terjadi di Kabupaten Pelalawan, persisnya di Desa Sialang Godang Kecamatan Bandar Petalangan. Warga heboh, Daud Hadi (56) ditemukan tewas tergeletak di depan rumahnya. Pegiat LSM ini menghembuskan nafas terakhir dengan kondisi sangat mengerikan. 

Luka menganga di bagian bawah telinga kanan terkena benda tajam. Didapat informasi pembunuhan ini karena sendok bergambar wayang. Polisi masih menyelidiki dua pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penganiyaan berat ini.

Kejadian yang membuat gempar warga  ini terjadi sekitar pukul  03.15 WIB, Selasa (10/4) di Kantor Bumdes Desa Sialang Godang. 

‘’Motif dan pelaku masih dalam penyelidikan. Korban sudah meninggal dunia akibat penganiyaan berat saat dibawa ke rumah sakit sudah meninggal. Bagian bawah telinga mengalami luka sepanjang 10 centimeter terkena senjata tajam,’’ terang Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIk melalui Kapolsek Bunut AKP Mahendra Yudhi Lubis, Selasa (10/4).

Menurut penuturan isteri korban, Diana Nurbaini Yusuf (48) kepada polisi, kejadian yang merenggut nyawa suaminya berawal sekitar pukul 03.15 WIB, pintu rumahnya digedor orang. Setidaknya ada dua orang mendatangi rumahnya kala itu.

Lalu suaminya membukakan pintu. Satu diantaranya masuk ke dalam rumah dan satu orang lagi berdiri di depan pintu dengan posisi menyamping. 

‘’Dalam pembicaraan antara suaminya  dengan tamu itu diketahui ada menyebut soal sendok bergambar wayang,’’ jelas Kapolsek menirukan pengakuan isteri korban.

Memang dalam pembicaraan orang tersebut, istri korban mendengar pembicaraan antara tamu tak diundang dengan suaminya tentang sendok yang bergambarkan wayang. 

‘’Didengar isterinya kalau mereka mengatakan kira-kira benda ini terbuat dari apa. Lalu pelaku mengaku akan membawa barang ini ke kantor desa,’’ terangnya.

Namun karena hari terlalu pagi, saat itu istri korban pergi ke dapur rumah dan mendengar suara orang berantam. Saat dilihatnya ke depan suaminya sudah tergeletak.  Amr