SMKN 1 Kempas Prakerin di 5 Provinsi


riaupotenza.com
BERSALAMAN-Kacab Disdik Riau Wilayah Inhil, Suhartoni bersalaman dengan para majelis guru SMKN 1 Kempas saat pelepasan siswa prakerin.

KEMPAS (RPZ) - Kepala Kantor Cabang (Kacab) Dinas Pendidikan (Disdik) Riau wilayah Indragiri Hilir (Inhil), H Suhartoni SPd melepaskan 117 siswa/i SMKN 1 Kempas untuk mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) di dunia usaha dan dunia industri (dudi) serta instansi terkait di 5 provinsi, Selasa (4/7).
 
Kepala SMKN 1 Kempas, Drs Bedrizon mengatakan, bahwa tahun ini pihaknya mengelar prakerin untuk siswa/i di 5 provinsi, mulai dari Provinsi Riau, yakni di Kabupaten  Inhil, Indragiri Hulu (Inhu) dan Kota Pekanbaru. Lalu ada di Provinsi Sumatra Barat, tepatnya Kota Padang, Provinsi Kepulauan Riau di Kota Batam, Provinsi Jambi di Kota Jambi dan Jawa Tengah tepatnya Semarang.
 
‘’Alhamdulillah, tahun ini kami telah menjalin kerjasama dengan dudi maupun instansi lain di 5 Provinsi. Kedepan kami akan terus mecoba mencari peluang ke provinsi lainnya,’’ ujar Bedrizon.

Ditegasnnya, Prakerin adalah program wajib yang harus diikuti peserta didik dalam menambah ilmu dan pengalaman dalam melahirkan siswa yang siap kerja.

‘’Bagi siswa SMK, prakerin ini wajib dan merupakan salah satu syarat kelulusan. Bahkan, jika nantinya setamat sekolah mereka langsung bekerja, sertifikat Prakerin ini juga menjadi salah satu syarat untuk bekerja,’’ terang Bedrizon.

Sementara itu, Kepala Kacab Disdik Riau Wilayah Inhil, H Suhartoni SPd menyebutkan, Prakerin tujuan sangatlah baik. Dimana prakerin membuat siswa dapat mengikuti pelatihan yang efektif sekaligus dapat belajar. Sehingga, saat mereka terjun ke dunia kerja nantinya, mereka sudah memiliki bekal pengalaman dan skill.
 
‘’Ikutilah prakerin ini dengan baik. Karena, tidak semua ilmu yang ananda pelajari di sekolah sama dengan yang diaplikasikan di dunia kerja. Meski para prinsip dan teori sama. Untuk itu, seriuslah dan ambil ilmu yang didapat selama prakerin. Tujuannya apa, saat bekerja nanti ananda semua tidak canggung lagi dan sudah memiliki pengalaman dan skil mumpuni. Ini sesuai dengan tujuan SMK sendiri, yakni melahirkan generasi muda siap kerja. Inilah peluang kalian,” ucap Suhartoni.fan