Menpar Bakal Tingkatkan Akses Amienitas Dan Aksesbilitas


riaupotenza.com
Bupati Rohil H Suyatno AMP bersama seluruh unsur Muspida dan Forkopimda menyaksikan atraksi bakar tongkang.

BAGANSIAPIAPI (RPZ) - Melihat masih minimnya fasilitas, sarana dan prasarana yang mendukung suksesnya festival bakar tongkang di Bagansiapi-api, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Menteri Pariwisata Republik Indonesia bakal meningkatkan akses amienitas dan juga aksesbilitas.

Dijelaskan Esthy Reko Astuty kepada riaupotenza.com mewakili Menpar RI, bahwa dirinya telah melihat dan mencek langsung bagaimana amienitas dan aksesbilitas yang ada di Bagansiapi-api. 

Ia mengaku bahwa akses amienitas dan aksesbilitas masih sangat minim.’’Kalau untuk amenitas masih kurang, jadi ke depan kita bisa membuat kebijakan seperti home stay dan lainnya itu bisa kita lakukan bersama-sama menanggulangi masalah amenitas. Itu bisa kita lakukan juga dengan melakukan pendampingan terhadap SDM nya bagaimana masyarakat menerima tamu-tamu,’’ kata Esthy.

Hari itu, Sabtu (30/6) Esthy bersama Kapolda Riau, Irjen Nandang, Bupati Rohil, H Suyatno Amp, Wakil Bupati Rohil, Drs H Jamiludin, Kadis Pariwisata Riau dan Kadis Pariwisata Riau serta unsur Muspida dan Forkopimda Rohil. Tak ketinggalan puluhan ribu wisatawan domestik dan lokal serta tokoh masyarakat Bagansiapi-api Sugianto dan rekan-rekan.

Sementara itu, aksesbilitas yang jauh dari kata layak, Esthy mengatakan, bila perlu pengerjaan tol dari Pekanbaru ke Dumai bisa dikebut pengerjaannya. Sehingga warga Bagansiapi-api dan wisatawan bisa nyaman dan cepat sampai ke kampung halamannya. Juga bakal membawa daya tarik bagi warga luar untuk berkunjung.

‘’Begitu juga dengan akses bilitas bagaimana aksesnya ekstra flight dan bagaimana supaya tolnya bisa dipercepat, supaya akses ke sini lebih cepat, karena wisatawan kalau lebih dari tiga jam sudah kurang menarik kalau tidak memiliki fashion yang luar bias,’’ pungkasnya.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, bahwa Ritual Bakar Tongkang merupakan sejarah yang sudah menjadi agenda tahunan, sebagai bagian dari program pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam menarik minat wisatawan, baik dalam negeri maupun luar negeri untuk berkunjung ke Rohil khususnya, kota Bagansiapiapi.

Dihadapan para unsur Muspida tingkat I, tamu undangan serta para tokoh masyarakat, bahwa atraksi ritual bakar tongkang tahun ini cukup luar biasa, dan tentunya setiap tahun perayaan semakin meriah dan ramai dikunjungi.

‘’Ritual Bakar Tongkang adalah sebuah kegiatan keagamaan bagi masyarakat Tionghoa yang ada di Bagansiapiapi, yang hingga kini terkenal di manca negara dan masuk kalender wisata Indonesia,’’ ucap Jamiludin.

Untuk diketahui, sebelum replika tongkang dibakar terlebih dahulu dilakukan prosesi sembahyang yang digelar di kelenteng Ing Hok King yang berada di jalan Aman, kelurahan Bagan kota, kemudian tongkang diarak mengelilingi kota Bagansiapiapi menuju tempat pembakaran yang berada di Jalan Perniagaan Ujung.

Tepat pukul 15.30 Wib, Bupati Suyatno Amp beserta rombongan Forkompimda tiba di lokasi tempat acara Ritual Bakar Tongkang dimulai, Bupati Suyatno disambut Wakil Bupati Jamiluddin dan Kadispora Provinsi Riau, Fahmizal, serta mewakili Menpar, Esthy Reko Astuty dan Kapolda Riau, Irjen Nandang.

Jelang beberapa menit bupati dan rombongan naik di atas tongkang yang sudah dipersiapkan, di dalam tongkang tersebut tampak hadir Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Nandang, didampingi Bupati Suyatno dan Wakil Bupati Jamiluddin, Anggota DPRD Rohil, Anggota DPRD Riau Dapil Rohil Siswaja Muljadi atau Aseng, Tokoh Masyarakat Tionghoa Sugianto atau yang lebih dikenal dengan sebutan Toke Baut, serta pejabat lainnya yang ikut menaiki tongkang tanda dimulai acara pembakaran Tongkang.iin.