Sudah Dilelang

Proyek Pelabuhan Belum Dikerjakan


riaupotenza.com
ilustrasi

SELATPANJANG (RPZ) — Pembangunan peningkatan pelabuhan Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti belum juga dikerjakan. Padahal, pemenang proyek tersebut telah ditetapkan dalam hasil lelang 12 April 2018. Tidak tanggung-tanggung, untuk mengganti tiang dolphin yang rusak Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelontorkan dana hingga Rp699 juta. 

Kenyataan itu pula yang membuat jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Attaufiek naik pitam. Ia menilai kinerja dinas terkait sangatlah lamban. 

“Apalagi alasannya. Anggarannya sudah jelas. Hasil pemenang sudah ditetapkan sejak lama, sampai hari ini belum juga dikerjakan. Ada apa?”, ujar Attaufiek. 

Menurutnya pembangunan itu sangat perlu dilakukan karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan orang banyak. Karenanya, harus segera rampung. 

“Jangan sampai nanti terjadi hal yang tidak kita inginkan. Kalau seandainya bisa langsung dikerjakan kenapa tidak sesegera mungkin dikerjakan. Mentang-mentang masih lama batas waktu pengerjaan mereka santai aja. Nanti setelah dia akhir baru keteteran dan ujungnya tidak selesai,” ungkapnya, Selasa (25/6/18) pagi. 

Menjawab penilaian dewan, Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) Kepulauan Meranti, Aready mengungkapkan bahwa pengerjaan hanya membangun tiang dolphinnya saja. Sementar selebihnya hanya perbaikan kecil saja. Dia juga yakin pekerjaan akan tuntas dilaksanakan rekanan. 

Menurut dia, persediaan tiang tidaklah dijual secara bebas. Saat ini pihak rekanan sedang memesannya di Batam. 

“Kita tunggu saja, karena pekerjaan itu dilakukan pelaksana dengan waktu yang terbatas. Saat ini tiang itu sedang dipesan ke perusahaan pembuatnya, kita tunggu saja,” kata Aready.

Ditambahkan Aready, jumlah tiang dolphin yang diganti sebanyak empat unit. Setiap unitnya terdapat tiga tiang yang diikat secara bersamaan. Tiang tersebut berfungsi sebagai peredam goncangan setiap kapal yang bersandar di dermaga. 

“Saat ini kapal kapal bersandar langsung di dermaga, karena tiang dolphin rusak. Makanya cukup membahayakan penumpang,” ujarnya. rpg/pm