Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka Bangkinang

Firdaus-Rusli Fokus Mewujudkan Riau Madani


riaupotenza.com
Kampanye Akbar pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 3, DR Firdaus MT dan H Rusli Effendi, MSI, Kamis (21/6/2018).

BANGKINANG-Ribuan warga Kampar memadati Lapangan Merdeka Bangkinang untuk menghadiri Kampanye Akbar pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau nomor urut 3, DR Firdaus MT dan H Rusli Effendi, MSI, Kamis (21/6/2018).

Pada kampanye Akbar ini hadir Ketua Umum Partai Demokrat yang merupakan Presiden RI ke-6, DR Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar, Ketua DPW PPP Riau Azis Zainal, dan para pengurus partai pengusung lainnya.

Dalam kesempatan itu, pasangan Firdaus-Rusli menyampaikan ucapan terima kasih kepada partai pengusung yang telah memberikan amanah kepada mereka berdua untuk maju pada konstestasi Pilkada serentak 2018.

Firdaus menegaskan, niatnya untuk maju pada Pilkada Riau semata-mata untuk memenuhi panggilan tugas sebagai putera Riau untuk membangun daerah ini lebih maju dari sebelumnya.

"Pertumbuhan ekonomi yang rendah, angka pengangguran yang cukup tinggi, pembangunan infrastruktur yang lamban, harus kita benahi. Insya Allah, Firdaus Rusli akan bekerja keras membawa Riau menjadi daerah yang maju dan berkeadilan," ujar Doktor ilmu pemerintahan ini. 

Orasi tak kalah semangat disampaikan Calon Wakil Gubernur Rusli Efendi. Orasinya semakin menarik karena dibumbui dengan beberapa pantun yang mengajak warga Riau dari berbagai suku untuk membangun Bumi Melayu.

Rusli yang juga mantan anggota DPRD Riau ini menyampaikan bahwa ada tiga persoalan Riau menurut hasil survei, diantaranya buruknya infrastruktur jalan, listrik, drainase. 

"Insya Allah Firdaus Rusli jawabannya. Karena Firdaus mantan Kepala PU di Riau," bebernya.

Persoalan kedua menurut Rusli Efendi adalah masalah pendidikan. Paslon Firli bertekad untuk meningkatkan sumber daya manusia diantaranya mencetak banyak doktor, ahli perminyakan, ahli teknik lainnya dan yang tak kalah penting mempersiapkan 300 ribu lapangan kerja, siapkan kebun rakyat dan turunkan harga sembako dan meningkatkan harga hasil perkebunan rakyat. (lrs)