Sukep dan Suket Bisa Digunakan di Pilkada


riaupotenza.com
SERAHKAN SUKET-Sekdakab Inhil, H Said Syarifuddin menyerahkan Surat Keterangan (Suket) yang dapat digunakan pada Pilkada Serentak mendatang kepada Camat Pulau Burung.

TEMBILAHAN (RPZ) — Dinas Catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) secara resmi menyerahkan Surat Keterangan Perekaman (Sukep) dan Surat Keterangan Ada Dalam Data Base (Suket) kepada 20 camat se-Kabupaten Inhil, Jumat (8/6).

Pada Kesempatan itu, pula hadir Sekdakab Inhil Said Syarifuddin, Ketua KPU Inhil H Suhaidi serta Panwaslu Inhil dan 20 camat se-Kabupaten Inhil

Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Kadisdukpencapil) Inhil, Ahmad Ramani MPd menjelaskan, dari jumlah penduduk berdasarkan Konsulidasi pusat pada semester II tahun 2017 dengan jumlah total 617.628, penduduk yang berhak dan wajib mengunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2018 berjumlah 446.799 dengan rincian 232.981 laki-laki dan 213.794 perempuan.

‘’Hingga H-19 jelang Pilkada, jumlah KTP-EL yang sudah dicetak ada 440.707 ribu. Sementara hasil coklit bersama KPU Inhil di temui ada 21.271 yang dinyatakan gagal proses perekaman untuk tahun 2012 dan 2013 lalu,’’ ujar Ramani.

Disebutkannya, dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) oleh Dirjen Kependudukan yang membolehkan Disdukcapil kabupaten/kota untuk mengeluarkan surat dokumen lainnya sebagai pegangan warga untuk mengikuti tahapan Pilkada Serentak Tahun 2018, maka Disdukpencapil Inhil bergerak cepat dengan mengeluarkan Sukep dan Suket. 

‘’Karena keterbatasan waktu untuk menjangkau perekaman yang tidak sampai dan sebagainya, maka sesuai surat yang beredar, kami mengeluarkan surat keterangan bahwa 21.271 warga ini ada dalam data base,’’ papar pria yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas Setdakab Inhil itu.

Ramani menjabatkan, dari sekian banyaknya warga Inhil yang belum memiliki KTP EL dan belum melakukan perekaman, masih bisa memilih dengan membawa Sukep dan Suket ke TPS setempat pada memilihan Pilkada Serentak 2018 mendatang, atau tepatnya 27 Juni.

‘’Inilah rujukan oleh KPU Inhil untuk dimasukan di PKPU, bahwa warga yang membawa surat itu bisa dipertimbangkan untuk bisa memilih atau menggunakan hak suaranya. Terkait ini pun kami sudah berkoordinasi dengan KPU dan Paswaslu Inhil untuk memberikan keringanan kepada warga agar dapat menggunakan hak pilihnya,’’ ungkap Ramani.
 
Sementara itu, Sekdakab Inhil, H Said Syarifuddin mengaku sengaja mengumpulkan camat se-Kabupaten Inhil. Itu semua dengan menyamakan satu presepsi dalam rangka menyukseskan Pilkada Serentak 2018, khususnya di Kabupaten Inhil. Sehingga, semua warga bisa menggunakan hak suaranya.yan/zal