Petasan dan Makanan Kadaluarsa Direndam

Polres Bengkalis Musnahkan Hasil Operasi Pekat


riaupotenza.com
musnahkan Miras - Wakapolres Bengkalis, Kompol Ade Zamrah SIK memimpin pemusnahan barang bukti 579 botol miras dengan cara dihancurkan menggunakan alat berat

BENGKALIS  (RPZ) - Menjelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Polres Bengkalis, memusnahkan ratusan botol minuman keras (miras) dari berbagai merk dan jenis. Selain miras, juga turut dimusnahkan 14.517 petasan serta makanan kadaluarsa.  Pemusnahan berlangsung, Rabu (6/6/2018) sekitar pukul 09.00 WIB di halaman Mapolres Bengkalis.

Pemusnahan78 Hotspot Terpantau,  Riau Sumbang 23 Titik“ barang bukti hasil operasi pekat dan operasi K2YD Tahun 2018 ini turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis Drs. H Hermanto Baran, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis diwakili Jaksa muda Irvan, Kasdim 0303 Bengkalis Mayor Inf Dedyk Wahyu Widodo.

Pemusnahan barang bukti kali ini dipimpin Wakapolres Bengkalis Kompol Ade Zamrah, SIK. Barang bukti 579 botol miras dimusnahkan dengan cara dihancurkan dengan menggunakan alat berat. Sedangkan petasan dan makanan kadaluarsa dengan cara direndam air.

Makanan Kadaluarsa

Sementara itu Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) musnahkan barang bukti sitaan berupa minuman keras (Miras), petasan atau mercon, dan makanan serta minuman kadaluarsa, hasil operasi Kepolisian Yang Ditingkatkan (KY2D).

Barang bukti sitaan ini merupakan hasil Operasi KY2D sejak Januari hingga Mei 2018. Pemusnahan dilaksanakan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Muara Takus 2018, di Taman Kota Pasir Pengaraian, Rabu (6/6).

Kapolres Rohul, AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi mengatakan, barang bukti Miras yang dimusnahkan sebanyak 1.990 botol, terdiri 15 botol merk Mansion House, 14 botol Wisky, 724 botol bir hitam, 517 botol bir putih, dan 720 liter minuman tuak.

Untuk barang bukti petasan atau mercon yang dimusnahkan, terdiri 10.400 biji petasan korek api, 350 biji petasan merk Teletubis, 100 batang petasan roket, 350 biji petasan merk Flower, 270 biji petasan merk Tikus Tanah.

Selanjutnya, 110 petasan Colour Full, 3.260 biji petasan Wood Parcer, 1.600 biji petasan merk Naruto, 165 biji petasan merk Car Sair, dan 42 biji petasan merk Cobra.

Selain itu, turut dimusnahkan barang bukti berupa minuman? kadaluarsa, terdiri 22 botol minuman susu kedelai merk Soya, 48 botol minuman mangga madu, dan 12 botol minuman jamu kuat Stamina.

Untuk Miras botol dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat. Sedangkan untuk petasan atau mercon dimusnahkan dengan cara merendamnya di dalam air.

AKBP M. Hasyim mengaku Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) masih menjadi komitmen Polres Rohul, karena ada Perda zero alkohol, sehingga minuman keras di atas nol persen seperti bir ikut diamankan.

“Operasi Pekat masih menjadi komitmen kita, karena Perda zero alkohol yang mengaturnya,” tegas Kapolres Rohul.

Sementara, Bupati Rohul H. Sukiman yang juga ikut dalam kegiatan pemusnahan barang bukti sitaan Operasi KY2D itu sangat mengapresiasi langkah dilakukan jajaran Polres Rohul dalam komitmen pemberantasan Pekat.

Menurut Sukiman, memang sudah sepantasnya di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk tidak ada lagi dijual Miras. Apalagi, Miras berpotensi dapat menimbulkan aksi kejahatan meresahkan. 

“Kita sangat apresiasi Polres Rohul. Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi yang jual miras di daerah kita ini,” harap Bupati Sukiman. rpg/pmc