Cawagub Rusli Effendi Maksimalkan Zakat untuk Entaskan Kemiskinan


PEKANBARU - Calon Wakil Gubernur Riau nomor urut 3, Rusli Effendi menegaskan, akan memaksimalkan pengelolaan zakat dalam menekan jumlah penduduk miskin di Provinsi Riau jika terpilih di Pilgubri yang digelar pada 27 Juni mendatang.

"Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kemiskinan di Riau adalah memaksimalkan pengelolaan zakat," ujar Rusli kepada awak media, Kamis (7/6/2018).

Ia mengatakan, Islam sebagai agama memiliki konsepsi yang sangat matang tentang membangun keteraturan sosial berbasis Tolong menolong. Yang kaya harus menyisihkan sebagian kecil hartanya untuk yang miskin dan golongan lainnya. Pemberian tersebut dalam bentuk zakat, infaq dan sedekah. 

"Ketika pada zaman dinasti ummayah ada seorang khalifah yang bernama Umar Bin Abdul Aziz, beliau menggunakan instrumen zakat ini dan tidak ada rakyatnya yang tidak sejahtera. Semua rakyatnya menjadi orang orang yang kaya dan sejahtera, sehingga dari mereka tidak ada lagi yang ingin menerima sumbangan, bahkan mereka semua berlomba-lomba untuk memberikan sumbangan terbaik mereka," kata Rusli mencontohkan.

Menurut Rusli, pengelolaan zakat di Riau belum dilakukan secara maksimal, padahal sudah ada payung hukum berupa perda yang mengaturnya. "Saat saya jadi anggota DPRD Riau, kita sudah mengesahkan Perda No.2 tahun 2009 tentang pengelolaan zakat. Jadi sudah ada payung hukumnya, namun sepertinya belum maksimal dijalankan," ujar Rusli.

Salah satu poin dalam Perda itu, jelas Rusli, adalah soal pemanfaatan zakat untuk usaha produktif agar meningkatkan perekonomian masyarakat.Dalam pasal 9 dijelaskan bahwa zakat yang dikumpulkan dapat digunakan untuk usaha produktif jika masih ada kelebihan untuk kebutuhan konsumtif yang menjadi tujuan utama, terdapat usaha yang menguntungkan, serta mendapat persetujuan Dewan Pertimbangan Lembaga Amil Zakat.

"Insya Allah ini yang akan kita kembangkan agar zakat dapat menjadi salah satu instrumen pengentasan kemiskinan," ujarnya.

Menjelang berakirnya bulan Ramadhan tahun ini, Rusli mengajak masyarakat Riau  tepat waktu membayarkan zakat fitrah. Menurutnya pembayaran zakat tidak perlu menunggu sampai menjelang Idul Ftri.

"Kalau bisa dibayar zakatnya sekarang, kenapa harus menunggu nanti. Tunaikan kewajiban terlebih dahulu agar ibadah lain yang kita lakukan bisa lebih fokus," himbau Rusli.***