8 Unit Perumahan Tua Tionghoa Terbakar

Sore Dipadamkan, Subuh Terbakar Lagi


riaupotenza.com
Kebakaran yang terjadi di Jalan Sedar Bagansiapiapi sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (5/6).

BAGANSIAPIAPI (RPZ) - Kepulan asap hitam membumbung dari kejauhan. Pusat kota Bagansiapiapi sontak menjadi padat, arus lalu lintas pun menjadi sesak. Ribuan masyarakat dengan kendaraan roda dua berkerumun menyaksikan.

Sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam pemadam kebakaran swadaya sibuk menarik selang air. Bahu-membahu mengarahkan nozzle pemadam ke arah kobaran api. Begitu juga dua unit mobil kebakaran (Damkar) terlihat kesulitan masuk ke arah pusat lokasi kebakaran.

Selasa (5/6) kemarin, pukul 15.30 WIB terdapat 8 unit perumahan warga Tionghoa di Jalan Sedar, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko rata jadi arang. 

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lapangan, rumah tersebut diantaranya milik Ziang (35), Ang Ko Ban (40) Sofianto (34), Abun (jualan mie), Mea (kedai kopi) (35), kelima rumah ini berada di Jalan Sedar. Lalu rumah Bok Cuan (54), Ahok (52) dan rumah kosong (masih dalam pembangunan) yang terletak di Jalan Perdagangan.

Puluhan warga lainnya baik Melayu, Batak hingga Tionghoa bersatu memadamkan api. Tak butuh waktu lama, api membakar rumah warga. Salah satu pegawai Hotel Jia Xiang yang berhadapan dengan rumah yang terbakar menyebutkan, api bermula dari sebuah dapur salah satu rumah.

“Pertama saya dengar bunyi ledakan, terus ada api, posisi saya di depan meja reseptionis dan begitu melihat api kami langsung teriak, cuma beberapa menit api langsung membakar rumah dan menyambar rumah di sampingnya,” ungkap Teti (28) resepsionis hotel Jia Xiang kepada riaupotenza.com, Selasa (5/6).

Dari hasil pantauan riaupotenza.com di lapangan, warga yang berada disekitar lokasi kebakaran turut membantu, air yang berada didalam tong penampungan yang berada di depan rumah warga digunakan untuk memadamkan api. Selain warga, Lurah Bagan Kota, Anggota DPRD Rohil Habib serta Plt Kepala BPBD Rohil pun ikut membantu memadamkan api. 

Kurang lebih satu jam si jago merah mengamuk. Petugas pemadam bergumul di tengah kepulan asap dan juga panasnya api. Warga yang turut membantu harus bermandikan air, soalnya radius 15 meter saja panas kobaran api terasa menyengat.

Api dapat dipadamkan sekira pukul 16.45 WIB dengan bantuan enam unit mobil Damkar yang bolak balik membawa air. Begitu juga tim dari BPBD Rohil satu unit dan juga dibantu enam unit mesin pompa air milik masyarakat setempat.

Plt Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil Irawan kepada riaupotenza.com mengatakan, bahwa dari pihaknya mengerahkan dari berbagai tim pemadam, baik itu khusus dan juga dari tim Karlahut. “Kita dari Damkar ada, dari tim Karlahut juga turun. Semuanya turut memadamkan,” kata Irawan di sela-sela pendinginan rumah terbakar.

Disebutkan Irawan, sepanjang proses pemadaman ia mengaku sedikit terkendala karena padatnya akses jalan sehingga membuat Damkar agak lambat sampai ke lokasi. Hal itu dikarenakan antusiasnya masyarakat, baik itu membantu dan juga menyaksikan dari dekat. “Kendalanya biasalah, jalan padat masyarakat semua. Maklum, masyarakat sangat antusias sekali. Tapi kita sudah dibantu oleh pihak keamanan dari TNI serta Polri,” ujarnya.

Irawan mengaku bersyukur, masih kompaknya masyarakat membantu dalam memadamkan api. Selain dari unit damkar dan BPBD, juga turut MPA warga Tionghoa sendiri, sehingga dapat meringankan hal semestinya berat.

Terpisah, Kapolsek Bangko Kompol James Rianov Syalom Rajagukguk ketika dikonfirmasi menjelaskan, bahwa puing rumah yang terbakar tidak tuntas dipadamkan. Artinya, masih ada potensi api, sehingga saat waktu Subuh Rabu, api kembali membara dari lokasi kebakaran yang sama.

Sementara ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Soalnya, sumber atau asal dari mana terjadinya kebakaran yang melalap delapan rumah itu belum dapat diketahui. Kendati, kerugian ditaksi mencapai miliaran rupiah. Lantaran tak banyak barang berharga yang dapat diselamatkan.

“Kalau sumber api, apakah itu dari arus pendek listrik atau apa belum bisa kita ketahui. Sejauh ini masih kita lakukan penyelidikan. Ya, subuhnya kembali terbakar karena pemadaman sore kemarin belum tuntas,” pungkas James.iin/ian