Miras Senilai Rp 2 Miliar Dimusnahkan


riaupotenza.com
Prosesi pemusanahan BB miras sebanyak 8.000 botol senilai Rp 2 miliar di halaman Mapolres Pelalawan

PANGKALANKERINCI-Bunyi kaca yang pecah digilas alat berat jenis vibrator roller bergemuruh di halaman Mapolres Pelalawan.  Rembesan air yang tidak lain adalah minuman beralkohol dari botol yang remuk dilindas besi alat berat. Beragam aroma pun menusuk hidung pengunjung. Begitulah situasi pemusanahan barang bukti (BB) minuman keras. Setidaknya ada 8.000 botol miras dari berbagai jenis senilai Rp 2 miliar dimusnahkan, Rabu (6/6).

‘’ Minuman keras berbagai merk berkelas sebanyak lebih kurang 8.000 botol dengan jumlah nominal lebih kurang Rp 2 milliar dimusnahkan merupakan BB hasil dari pelaksanaan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan ( K2YD ) oleh Polres Pelalawan,’’jelas Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan,S.Ik didampingi Paur Humas Iptu Maraden Sijabat,SH kemarin.

Pemusanahan miras ini dilaksanakan usai  Apel Gelar pasukan Ops Ketupat Muara Takus 2018 serta Deklarasi dalam Mendukung Asian Games 2018 dan Pemeriksaan Ranmor Ops Ketupat Muara Takus 2018. Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan,S.Ik serta seluruh jajarannya.

Hadir juga dalam kegiatan itu Bupati Pelalawan HM Harris, Sekda Kabupaten Pelalawan  Drs HT Mukhlis,M.Si, Kepala Kejari Kabupaten Pelalawan Teti Syam,SH,  Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Pelalawan, Wakapolres Kompol Agus Hidayat, SH, SIK, Kepala BNNK AKBP H Andi Salamon, Danramil Pangkalan Kerinci yang diwakili oleh Pabung Mayor Untung, Kasat Pol PP dan Damkar H Abu Bakar Fisda Eli, S.Sos,M.Ap,  Kepala Dinas Perhubungan T Ridwan Mustafa, MH, serta di ikuti oleh Para Kabag, Kasat , Kapolsek, dan Personil Polres Pelalawan, Personil TNI, Personil Sat Pol PP, Damkar,  Dishub, Senkom dan dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan.

‘’Sedangkan untuk Operasi Ketupat dimulai 7-24 Juni 2018 dan Polres Pelalawan menerjunkan 90 personil dan ada 4 Pospam dan 1 Posyan yang titiknya seperti tahun lalu dengan melibatkan personel pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya,

’’jelas Kapolres terkait pelaksanaan Operasi Ketupat 2018 di wilayah hukum Polres Pelalawan.

Operasi Ketupat ditandai dengan  penyematan pita tanda pengamanan kepada perwakilan  personil yang bertugas dalam operasi tersebut oleh Kapolres dan Bupati Pelalawan.

Kapolres membeberkan, rencana operasi disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadniya pada tahun 2017 disertai analisa potensi gangguan Kamtibmas di tahun 2018. Sehingga pada pelaksanaan operasi tahun ini,amr