Warga Gangguan Jiiwa Ditangkap Polisi

Meresahkan dan Mengancam Pakai Senjata Tajam


riaupotenza.com
Inilah warga yang mengalami gangguan jiwa dan meresahkan masyarakat telah berhasil di tangkap. Amat

PINGGIR (RPZ) -- Sempat meresahkan dan mengancam keselamatan warga sekitar dengan mengunakan senjata tajam. Seorang warga kilo 2 desa yang sering disapa Rahmat (42) telah diamankan oleh Polsek Pinggir dan masyarakat serta Satpo PP Kecamatan Pinggir. Tersangka diamankankan, Senin (4/6) pukul 15.00 WIB dirumahnya. 

Sebelum dilakukan penangkapan terhadap warga yang mengalami gangguan jiwa ini, ternyata tersangka selalu membuat resah dan membuat takut warga sekitar karena saat berjalan ia selalu membawa golok. Bahkan sempat mengamcam warga. Menurut informasi dari warga sekitar, tersangka juga kadang minta makan, minta uang dirumah makan. Kalau tidak diberi ia akan marah dan mengeluarkan golok.

Berdasarkan laporan tersebut, akhirnya Bhabinkamti, RT, RW setempat Kilo 2 Desa Pinggir bersama TKSK Kecamatan Pinggir berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas serta Satpol PP kecamatan untuk melakukan penangkapan.  Sebelum ia ditangkap, lebih dulu ia diiberi minum obat tidur oleh warga saat berada di rumah warga. Selang beberapa jam kemudian, tersangka pulang ke rumah dan tertidur.

Kenapa ini dilakukan karena, kalau tidak seperti itu, payah untuk ditangkap. Ia selalu membawa parang, pisau belati. Setalah tertidur dirumahnya, sekitar pukul 17.00 WIB, team opsnal Polsek Pinggir, Bhabinkamtibmas Desa Pinggir, satuan polisi pamong praja, ketua RW, RT dan masyarakat bergerak ke rumah tersangka dan melakukan penangkapan yang sedang berada di dalam rumah kosong dalam keadaan tertidur tanpa ada perlawanan dan tidak menimbulkan luka terhadap.

Kapolsek Pinggir, Kompol Ernis Siitinjak ketika dikonfirmasi Posmetro Mandau, Selasa (5/6) membenarkan adanya satu orang yang mengalami gangguan jiwa telah diamankan. Sekitar pukul 19.00 WIB Dinas Sosial kecamatan Mandau berkoordinasi dengan ketua TKSK kecamatan Pinggir turun ke TKP untuk membawa tersangka tersebut ke RSJ Tampan Pekanbaru guna dilakukan pengobatan. PMD