Tanah Longsor Jadi Ancaman


riaupotenza.com
Tampak salah satu murah yang terkena dampak lonsor di Parit 6, Tembilahan

TEMBILAHAN (RPZ) — Sejumlah daerah di Kabupaten Inhil  dikelilingi perairan (laut)  dan sungai. Oleh karena itu, warga yang berada atau bertempat  tinggal di pinggiran sungai dan laut harus selalu waspada, terutama untuk menghindari  terjadinya tanah longsor.
     
Seperti diketahui, Sabtu pekan lalu, peristiwa tanah longsor melanda  Kecamatan Tanah Merah. Sejumlah rumah dilaporkan rusak karena ambruk akibat tanah longsor.
     
Setelah di Kecamatan Tanah Merah, longsor juga terjadi di daerah Jalan Gerilya, Parit 6 Tembilahan, Ahad (3/6) lalu sekitar pukul 14.10 WIB.  Berdasarkan data yang dirangkum,  longsor di Parit 6  Tembilahan itu, 3 unit rumah dan gudang mengalami kerusakan akibat longsornya tanah tempat bangunan itu berdiri.
      
Terkait kejadian ini, Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, SIK MH melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP A. Raymond Tarigan Girsang, SSos, menyebutkan ada 1 unit rumah milik Salim (40) dan 2 unit bangunan yang difungsikan sebagai gudang, milik Mulidi (50) dan Anto (55) mengalami kerusakan berat.
      
=“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian masih dalam perhitungan pemiliknya,” ujar AKP A Raymond Tarigan seraya mengatakan, longsor terjadi  diduga  terjadinya abrasi  (pengikisan ) tanah. zal