Jual Lahan 200 Ha untuk Biaya Masuk PLN


BATANGCENAKU (RPZ) - Desa Sipang, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sukses  menjual lahan hutan tidur demi kebutuhan masyarakat. Konon, hasil penjualan lahan hutan yang disenyalir memiliki luas 200 hektar itu diperuntukan buat biaya PLN.
   
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Desa Sipang , Jamaris SH ketika dikonfirmasi riaupotenza.com akhir pekan kemarin. Menurut Jamaris, cita cita masyarakatnya yang ingin menjual hak lahan tidur leluhur tersebut terjadi sejak 5 tahun lalu.
 
Di mana kala itu Desa Sipang adalah merupakan desa yang benar- benar tertinggal. Bahkan ketika melihat banyak sudah penerangan listrik PLN berdiri di desa -desa lainnya, justru  Desa  Sipang  masih belum dialiri listrik (PLN).
 
 Alhasil, tercetuslah kesepakatan masyarakat untuk berspeakulasi demi pembiayaan agar PLN lekas masuk ke Desa Sipang dengan cara menjual lahan desa seluas 200 hektar dengan harga  Rp 8 juta per kavling atau per 2 ha.
  
 4 bulan terakhir, keinginan untuk melakukan penjualan lahan tidur tersebut pun terwujud. Di mana 200 ha lahan tersebut dijual ke tangan pembeli sejenis investor asal Jakarta.  Dan Rp 800 juta kini telah terbagi kepada masyarakat dengan adil.” Ya, uang itu sudah kami bagikan kepada sedikitnya 212 kepala keluarga bersih dengan surat, “ kata Kades.
 
Senada disampaikan oleh pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui anggota, Ferderike Daeli menyebut hasil penjualan  dengan meraih dana Rp  800 juta mutlak diberikan kepada masyarakat sebanyak 212 KK. ‘’Masing- masing KK memperoleh Rp. 3.722.000  ya kemungkinan buat biaya masuk PLN, “ tutup Ferderike. ono