Buaya 2 Meter Tersangkut di Jaring Nelayan


riaupotenza.com
Seenaknya buaya lebih kurang 2 meter terperangkap jaring nelayan Sungai Kampar Desa Sungai Ara, Pelalawan.

PELALAWAN-Seekor buaya sepanjang kurang lebih 2 meter berhasil ditangkap warga Desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan. Reptilia karnivora ini tersangkut dijaring di Sungai Kampar milik nelayan yang bernama Rahman (72) . Buaya air tawar ini lalu digiring ke tepi  sungai di masukkan dalam kolam belakang rumahnya.

    ‘’Sambil koordinasi dengan pihak berwenang, buaya yang tersangkut dijaring milik Rahman itu diamankan di kolam belakang rumah nelayan tersebut,’’kata Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan,S.Ik melalui Paur Humas Iptu Maraden Sijabat,SH, Jumat (1/6).

     Disebutkan, pada pagi sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (31/5), Rahman, nelayan warga  Desa Sungai Ara Dusun 1 RT/ RW 02/01 Kecamatan Pelalawan pergi ke Sungai Kampar di sekitaran kampungnya menggunakan sampan untuk melihat jaring ikan yang telah ditebar sebelumnya untuk menangkap ikan.

    Sampai di lokasi jarring yang di pasangnya, nelayan 72 tahun ini agak deg-degan. Pasalnya, pancang kayu pengikat ujung jaringnya sudah patah. Sementara itu dari pelampung yang ada, tampak jaringnya bergoyang-goyang. Rahman berhayal akan mendapatkan ikan besar. Lau besar di bulan puasa Ramadhan.

    Perlahan tapi pasti dengan hati-hati jarring terendam di Sungai Kampar, air tawar itu terus diangkat. Nelayan ini terkejut bukan kepalang. Bukannya ikan yang dibayangkannya menyangkut di jaring, seekor hewan tak lazim justrik tampak susah payah berusaha membebaskan diri. Ternyata, seekor  buaya yang mengena jaring yang dipasangnya.

    Dari warna buaya, yang ada hitam dan kuning, sepertinya hewan pemangsa daging ini adalah buaya air asin.

    ‘’Bagian mulut buaya yang bertaring itu menyangkut di jaring,’’bebernya.

     Hewan pemangsa daging yang tampak masih menyimpan tenaga itu diangkatnya ke dalam sampan dan kembali merapat ke kampong. Dibantu warga setempat, mulut  buaya itu lalu ditempel dengan lakban agar tidak mengancam kesemalatannya.

    Buaya yang bisa hidup di darat dan sungai akhirnya dimasukkan ke dalam kolam di belakang rumahnya sambil menunggu langkah selanjutnya dari pihak berwenang.  Sampai kemarin, buaya itu masih menjadi tontonan warga setempat.amr