Walaupun Sudah Diberi Sanksi

Limbah PKS PCR Sebanga Masih Mengalir ke Lahan Masyarakat


riaupotenza.com
Inilah salah satu kolam limbah milik PKS PCR yang berada dii Sebanga Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau masih juga meresap ke lahan lingkungan masyarakat. Mat

DURI (RPZ)Walaupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu telah memberikan sanksi kepada Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Permata Citra Rangau (PCR) yang berada di Sebanga, kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau ternyata tetap juga masih dilanggar
oleh pihak manajemen. Ini terbukti dengan adanya limbah PKS masih merembes ke lahan lingkungan masyarakat.

Berdasarkan pantauan dilapangan pada 10 April 2018 lalu limbah PKS dari PCR yang berada di jalan Gajah Mada KM 3,5 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, masih saja merembes ke Media lingkungan yang berada di sekitar lingkungan Pabrik. Bahkan sampai 27
Mei kemarin limbah PKS PCR yang berada di posisi Kolam Limbah yang  baru di perbaiki pihak perusahaan tersebut, tampak mengalir ke Media lingkungan. Dan terkesan ada unsur kesengajaan oleh pihak PKS PCR.

Pasalnya, dinding kolam bagian luar yang berdekatan dengan aliran anak sungai yang ada di wilayah Kelurahan Talang Mandi tersebut tidak ditinggikan atau disekat dengan sempurna. Dan aliran limbah tersebut diduga sudah terjadi beberapa hari lamanya.

Padahal saat DLH memberikan sanksi sesuai dengan point nomor 9 bahwa PCR harus segera membuat saluran dan/ atau bak penampung air limbah dari saluran proses produksi dan mengalirkan ke Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) untuk mencegah rembesan air limbah ke Media lingkungan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak dijatuhkan sanksi administratif paksaan pemerintah.

Terkait sanksi tersebut, Kepala DLH Kabupaten Bengkalis H Arman, melalui Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Wahyudin, ketika dikonfirmasi melalui sambungan selulernya oleh wartawan belum mengetahuinya. "Coba nanti saya konfirmasi terlebih dahulu kebenarannya. Dan maaf, saya lagi ada rapat saat ini, "tutup Wahyudin. (Mat)