Shuutt...! Ada Seratusan Orang THL Baru Di Beberapa OPD Dan Setdakab Meranti


riaupotenza.com

SELATPANJANG(RPZ)-Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti terbanyak rekrut tenaga harian lepas (THL) pada tahun anggaran 2018 ini.

Data tersebut dilansir oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten (BKD) Kabupaten Kepulauan Meranti, sebanyak 128 orang tenaga harian lepas (THL) baru di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD)nya. 

Anehnya, jumlah THL tersebut mulai mencuat saat verifikasi BKD berlangsung. Parahnya lagi penerimaan terbanyak terdapat di Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Dari 128 orang itu, yang terbanyak di Sekretariat Daerah, yaitu terdapat 23 orang THL baru diketahui," ungkap Sekretaris BKD Kabupaten Kepulauan Meranti, Bakharuddin saat ditemui di kantornya kemarin. 

Selain Sekretariat juga mengikut Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan, dan Peternakan Kepulauan Meranti, yaitu terbanyak ke dua dengan jumlah sebesar 24 orang.

Diperingkat ke tiga berada di Dinas Penanaman Modal, sekira 10 orang THL baru. Selah itu menyusul 11 orang dari Sekretariat DPRD Meranti.

"Selebihnya tersebar. Ada yang merekrut 1 orang sampai 5 orang di beberapa OPD lainnya. Sedangkan OPD yang tidak menambah THL hanya Inspektorat, DPMD, Dinsos, PU, Disdik, BPBD, Satpol PP dan beberapa Kantor Kecamatan," ujar Bakharuddin.

Padahal, jauh sebelum ini Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh OPD agar tidak lagi merekrut THL. Hal tersebut dilatarbelakangi minimnya kesanggupan beban anggaran, dan jumlah THL yang dinilai sudah overload.

Pasca dilakukannya verifikasi, jumlah THL di lingkungan Pemda Kepulauan Meranti sebanyak 4.218 orang. Padahal sebelumnya, BKD mencatat jumlah THL di lingkungan Pemda Kepulauan Meranti mencapai 5.120 orang. 

"Setelah diverifikasi, ada 902 orang THL yang tidak masuk kategori. Pasalnya, 902 orang THL tersebut berasal dari tenaga pendidikan yang sumber anggarannya dari komite sekolah, bukan daerah," ujarnya.

Jumlah THL yang mencapai 4.218 tersebut kata Bakharuddin diketahui dari hasil laporan 35 OPD dilingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. 

Ia mengatakan, saat ini BKD mulai sudah mempersiapkan nomor registrasi terhadap ribuan THL tersebut. Namun, tidak semua THL yang akan mendapatkan nomor registrasi dari BKD.

"Konsekuensinya, THL yang tidak mendapatkan nomor registrasi tidak akan ditanggung oleh Pemkab Meranti," ujarnya, Jumat (27/5/18) kemarin.

Namun untuk jumlah yang tidak mendapatkan nomor registrasi, ia mengaku belum bisa merilis angka tersebut. Pasalnya masih menunggu keputusan pimpinannya. 

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti belum merespon panggilan telphone genggam awak media. Selain itu ketika ditemui ia tidak berada di tempat.(Wira)