Ancam Pakai Turun Nilai Rapor

Oknum Guru Honor Cabuli Dua Siswa


riaupotenza.com
Oknum guru cabul Ardi Awansyah alias Uway ( baju biru ), saat diamankan di Mapolsek Kubu.

KUBU (RPZ) - Nama baik pendidikan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir kembali tercoreng oleh ulah seorang guru honor di salah satu MTs di Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba), Kabupaten Rohil. Ia dijebloskan di balik jeruji besi (bui) Polsek Kubu, karena telah mencabuli anak didiknya.

Adalah Ardi Awansyah alias Uway (24) warga Jalan Datuk Kancil, RT 003, RW 001, Kepenghuluan Sei Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil. Sementara dua korban yang dicabuli itu yakni berinisial MZ (12) dan MF (14).

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH dikonfirmasi melalui Kaposek Kubu AKP Syofyan, Rabu (23/5) membenarkan adanya ditangkap oknum guru honor melakukan cabul tersebut. 

Kronologis kejadianya Syofyan menerangkan, Selasa (1/5) sekira pukul 23.00 WIB, kedua korban dan saksi diajak untuk tidur di rumah pelaku. Setelah sampai di rumah pelaku, korban MZ main HP di dalam kamar, sedangkan korban MF langsung tidur saat itu. 

Kemudian pelaku membangunkan korban MF dengan mengajak melakukan tindak asusila. Pelaku mengeluarkan kata-kata ancaman. “Kalo tidak mau nilai sekolahmu hancur”. Akhirnya saksi pun mengikuti kemauan pelaku. 

Setelah selesai disodomi, korban MZ yang tadinya duduk di dalam kamar sambil main Hp dan menyaksikan perbuatan tersebut dipanggil terlapor untuk melakukan perbuatan serupa. Terlapor berkata “MZ sini kau kubikin sama kayak MF”. Akan tetapi korban tidak mau, namun karena korban tidak mau, terlapor mengancam. “Kau kalo tidak mau kuhancurkan nilai rapor kau”. Mendengar ancaman itu, lalu korban pun mau dan memenuhi permintaan terlapor.

Jadi, pada keesokkan harinya kedua korban menceritakan kejadian itu kepada orangtuannya masing-masing. Tidak terima anaknya digitukan, lalu kedua orangtua korban membuat laporan ke Polsek Kubu. “Setelah kami terima laporan itu, kami mencoba mencari pelaku namun tidak ketemu,” kata Syofyan

Namun, lanjut Syofyan, Selasa (22/5), setelah mendapat informasi bahwa pelaku melarikan diri ke daerah Dumai. Selanjutnya,  tim Opsnal Sat Reskrim Polres Rohil bersama personil Polsek Kubu, melakukan serangkaian penyelidikan. 

Setelah mendapat informasi pasti, maka sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku dapat ditangkap di Jalan Siak Kota Madya Dumai. Tepatnya di rumah abang kandung pelaku yang bernama Hermansyah alias Eman Bin Syahdan. “Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Kubu guna proses sidik lebih lanjut,” terang Syofyan.

Ditambahkan Kapolsek, bahwa dari hasil tindak lanjut, tersangka mengakui semua kelakuannya itu. Bahkan, tersangka mengaku selain dua korban itu, ia juga pernah melakukan perbuatan yang sama dengan 5 orang siswa pria lainnya. “Namun, yang masuk laporan ke kami baru dua orang korban. Jadi, kepada orangtua yang punya anak laki-laki tanyakan sama anaknya, jika ada dilakukan seperti itu oleh korban, silahkan laporkan kepada kami, sehingga hukuman korban bisa lebih setimpal nanti dengan perbuatannya,” tutup AKP Syofyan.Fen