Abdul Halim Dikenal Alim, Sopan dan Ramah

Terduga Teroris Didoakan Bertaubat


riaupotenza.com
Inilah Rumah kediaman Abdul Halim tepatnya di bawah pohon kelapa sawit.

BANGKOPUSAKO (RPZ) - Penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 Polda Riau di Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir di Kepenghuluan Teluk Bano I di RT 23 RW 04, Dusun Pematang Sei Labu lebih tepatnya di Jalan Pematang Kunyit, mengejutkan semua kalangan.

Menurut informasi dari warga setempat, memang terduga teroris tersebut yakni Abdul Halim itu pernah mendalami ilmu agama di Pekanbaru dalam hitungan tahun.

Abdhul Halim dikenal masyarakat setempat sangat alim dalam ilmu agamanya dan setiap masuk pada waktu sholat, ia selalu adzan dan juga sering menjadi imam shalat di mushola bersama warga.

Pada waktu penangkapan Abhul Halim oleh pasukan Densus 88 Polda Riau, warga setempat mengaku tidak ada melihat penangkapan itu, disebabkan polisi yang memakai senjata yakni laras panjang  melarang warga untuk menyaksikan. Namun satu dari warga yang berboncengan bersama Abdhul Halim di jalan mau arah pulang dari shalat Jumat, saat itu Abdhul Halim tidak melawan saat penangkapan.

Sementara itu, jarak tempuh di kediaman terduga teroris Abdhul Halim dari pemukiman warga di jalan poros Teluk Bano I sekitar kurang lebih 3 Kilometer.

Terlihat rumah kediaman Abdhul Halim tampak sederhana, yang mana rumahnya ukurannya sedang dengan dinding rumahnya terbuat dari papan tepatnya di bawah pohon kelapa sawit yang tidak dihuni lagi.

Lokasi kediaman terduga teroris itu, tempak paling ujung dari pemukiman warga dan hanya empat rumah warga yang ada di sekitar kediaman Abdhul Halim yang jaraknya sekitar kurang lebih 300 meter.

“Ya, menerut informasinya dari warga, saat penangkapan itu Abdhul Halim tidak memberikan perlawanan, namun ia tampak bingung tiba-tiba di tengah perjalanan Abdhul Halim itu dihadang oleh aparat kepolisian,” tutur Haridi sebagai RT 23 kepada riaupotenza.com, Selasa (22/5) pagi di Jalan Pematang Kunyit.

Diterangkan Haridi, tentunya warga sangat terkejut Abdhul Halim itu diduga terlibat dalam kegiatan aksi teroris, padahal Abdhul Halim sangat ramah dan sopan kepada warga. “Tidak menyangka rasanya, sosok orang alim itu ditangkap polisi yang diduga teroris, apalagi di tengah jalan mau arah pulang,” paparnya.

Namun begitu lanjutnya, dari warga berdoa dalam penangkapan itu Abdhul Halim semoga tidak benar bahwa ia ikut dalam aksi teroris. “Terus terang saja, saking sayangnya kami dari warga kepada Abdhul Halim hampir setiap hari kami berdoa agar Abdhul Halim itu lepas dari dugaan teroris. Dan kita juga berharap dan berdoa dugaan teroris itu tidak betul,” ujarnya.

Pada saat ini warga Pematang Kunyit mengaku kehilangan sosok orang sopan di Dusun Pematang Sei Labu. Dan biasanya jika Abdhul Halim bertatap wajah kepada warga lainnya selalu memberikan senyum dan menyapa dengan lemah lembut.

“Sangat terasa kehilangannya, yang mana pada saat masuk waktu shalat, suara adzannya yang merdu itu kini tidak terdengar lagi. Dan juga anak dan istrinya pun sudah tidak juga lagi bersama kami,” cetusnya.

Lebih diurainya, anak dan istri Abdul Halim dijemput oleh orang tuanya dan berpamitan kepada sebagian warga. “Kalau tidak salah anaknya itu dua-duanya cewek entah dua-duanya laki-lakilah, kitapun kurang tahu juga,” paparnya.

Di mata masyarakat, sosok Abdhul Halim itu orangnya sopan dan jadi contoh baik. Tetapi beginilah jadinya orang dianggap memberikan contoh baik itu malah terduga teroris. Ia juga berharap Abdhul bisa bertaubat.

“Semoga Abdhul Halim diberikan ketabahan dan jika betul ia termasuk dalam golongan teroris semoga bisa keluar dari pasukan yang dilarang oleh agama atau negara,” tutupnya.mg4