 Hasil Tangkapan Bulan April dan Mei Dimusnahkan

1.043,44 Gram Sabu-Sabu dan 926 Butir Pil Ekstasi


riaupotenza.com
PEMUSANAHAN : Tampak Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.Ik, MH dan Kajari Bengkalis Heru Winoto, SH. MH memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi dengan cara di blander dihalaman Mapolres Bengkalis, Rabu (16/5/2018).(sukardi)

BENGKALIS (RPZ) —Sebanyak kurang lebih 1.043,44 gram sabu-sabu dan 926 butir pil Ekstasi dimusnahkan dengan cara di blander di halaman Mapolres Bengkalis, Rabu (16/5/2018) lalu. Narkotika golongan I itu merupakan hasil pengungkapan bulan April dan Mei 2018 lalu.

Pemusnahan barang bukti (BB) narkotika tersebut dipimpin Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.Ik, M.H bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Heru Winoto, S.H, M.H. Pemusanahan tersebut turut disaksikan Kabid SDK Dinas Kesehatan Pemkab Bengkalis Mukholik, Kabid Wasbang Kesbangpol Yuslih, Advokat (Pengacara) Windrayanto, S.H, dan perwakilan dari DPD KNPI Bengkalis.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto mengatakan, barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi ini merupakan hasil dari pengungkapan empat tersangka, DG dkk, SE, dan HL, sesuai dengan  LP/ 07/ III/ 2018/SPKT/RIAU/Res.Bks/ Sek.Bukitbatu, tanggal  11 Mei 2018 Tentang Tindak Pidana Narkotika jenis sabu-sabu dan Pil Ekstasi.

Kemudian, LP/ 64/ III/ 2018/SPKT/RIAU/Res.Bks/ Res.Narkoba, tanggal  12 Mei 2018 tentang Tindak Pidana Narkotika jenis sabu-sabu, dan ketiga LP/ 99/ IV/ 2018/SPKT/RIAU/Res.Bks/ Res.Narkoba tanggal 25 April 2018 tentang Tindak Pidana Narkotika jenis sabu-sabu.

“Total berat keseluruhan narkotika jenis sabu-sabu itu 1.043,44 gram, dan pil ekstasi sebanyak 926 butir, untuk tersangka DG seberat 964,02 gram narkotika jenis sabu-sabu dan 926 butir Ekstasi, dari tangan SE sebanyak 67,65 gram narkotika jenis sabu-sabu, dan dari tersangka HL ini didapati 11,77 gram sabu-sabu,”kata AKBP Yusup Rahmanto.

Ia menambahkan, pemusanahan narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi ini merupakan bagian dari proses penyidikan tindak pidana khusus narkotika. Tentu merupakan program IX promoter Kapolri sebagai wujud peningkatan kinerja Kapolri.

“Kita tidak akan main-main untuk kasus narkotika ini, dan menjadi kasus atensi kita, tentunya akan terus kita perangi dan awasi. Bengkalis sebagai daerah rawan narkotika, maka pengamanan untuk hal ini akan terus ditingkatkan, ”katanya.(pmc)