50 Unit Tenda Jajanan Buka Puasa Telah Berdiri


riaupotenza.com

SELATPANJANG(RPZ)-Beberapa hari menjelaang Bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah 2018 Masehi, Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti kembali akan membuka bazar juadah atau jajanan berbuka puasa. 

Masih seperti tahun lalu, saat ini sudah berdiri 50 unit tenda bazar di Jalan Ahmad Yani, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Seperti diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menegah (Disperindagkop-UKM) Azza Fahroni, Selasa (15/5/18) siang, kepada Pekanbaru Pos. 

"Saat ini sudah tersedia sebanyak 50 unit tenda dalam persiapan lapak bazar buka puasa. Dan titik lokasinya masih sama dengan tahun lalu, di Jalan Ahmad Yani," ungkapnya. 

Menurut Azza, sistemnya juga masih sama dengan tahun tahun sebelumnya, siapa saja boleh berjualan disana.

Syarat untuk mendapatkan lapak itu juga, setiap pelapak wajib membayar retribusi selama tiga puluh hari full. Menurut Azza, dengan patokan perhari sebesar Rp. 1000.

"Biaya untuk mendaptkan itu, kita mematok retribusi sebesar Rp 1000. Dan itu harus bayar dimuka cash selama tiga puluh hari sebesar Rp. 30 ribu untuk setiap lapak," ujarnya 

Terhadap antusiasme masyarakat untuk perjualan disana, hingga hari ini sudah terdafar sebanyak 31 orang pedagang. Dan jumlah tersebut menurutnya akan terus bertambah sejalan mendekatnya hari "H".

Untuk batas maksimal jumlah lapak, ia mengaku tidak menargetkan selagi setuap tenda masih menyidiakan ruang untuk keberadaan lapak.

"Setiap tenda tidak bisa diprediksi, tergantung besar dan kecilnya lapak setiap pedagang. Selagi masih memiliki ruang pada tenda dalam menampung setiap lapak, tetap kita akomodir semua," ungkapnya. 

Dalam memastikan dagangan yang akan dijual pedagang benar laik konsumsi, ia berjanji akan melakukan kordinasi dengan dinas kesehatan. 

Selain dinas kesehatan pihaknya juga akan menggandeng Balas Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru. 

"Kita akan lakukan kordinasi dengan dinas kesehatan nantinya. Selain itu kita juga akan mengandeng BBPOM pekanbatu, memang mereka rutin lakukan sidak kelainkan makanan. Untuk itu kita lihat saja nanti," kata Azza.(Wira)