Bupati Buka Padat Karya Tunai Produk IP 200 di Desa Tanjung Simandolak

Padat Karya Tunai Tingkatkan Ekonomi Desa 


riaupotenza.com
Bupati Kuansing Drs Mursini bersama kepala OPD melakukan turun tanam produk unggulan IP 200 di Desa Tanjung Simandolak, Jumat (11/5).

Kuansing (RPZ) - - Bupati Kuansing Drs Mursini membuka secara langsung pola padat karya tunai produk unggulan IP 200 padi di Desa Tanjung Simandolak, Jumat (11/5).

Bupati mengatakan bahwa kebersamaan dan kekompakan merupakan modal dasar dalam membangun desa. Hal ini ditunjukkan oleh masyarakat Desa Tanjung Simandolak. 

"Kita melihat bersama, para tokoh adat, agama, dan masyarakat berkumpul bersama untuk memajukan desa. Tentu ini harus ditingkatkan kedepan," kata Mursini dalam sambutannya. 

Orang nomor satu di Kuansing ini juga mengapresiasi sistem padat karya tunai yang dilakukan Desa Tanjung Simandolak. Menurutnya, kegiatan ini sangat positif sekali dalam meningkatkan ekonomi desa. 

"Karena sistem ini baru dilakukan beberapa desa,  salah satunya Desa Tanjung Simandolak. Kita berharap desa laii melakukan terobosan Serupa," katanya. 

Sebenarnya kata Mursini,  banyak potensi desa yang bisa dikembangkan. Tentu dalam hal ini kepala desa dan masyarakat yang mengetahui potensi desa masing-masing. 

"Namun rata-rata daerah kita ini sangat baik untuk pertanian. Bahkan di Kuansing ada warga yang merubah kebun sawit menjadi sawah,"katanya.

Ia juga berharap Pemerintah Desa dan masyarakat dalam melakukan kegiatan senantiasa berkoordinasi dengan dinas terkait. Seperti Dinas Sosial dan Dinas Pertanian jika kegiatannya di sektor pertanian. 

"tak hanya itu, juga koordinasi dengan dinas terkait lainnya," katanya. 

Sementara Camat Benai Yuhendra mengatakan kedatangan bupati dan rombongan selain memotifasi warga juga dapat mempererat silaturahmi antara Pemkab dan masyarakat. 

"Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan," katanya. 

Menurut Yuhendra, dana desa ini dimulai tahun 2015 lalu. Program inj merupakan perhatian dari pemerintah pusat dalam mewujudkan kemandirian desa. 

"Jadi setiap desa dapat Rp1,2 miliar. Alhamdulillah dalam tiga tahun ini kita melihat perkembangan di masing-masing desa," katanya. 

Sedangkan Kepala Desa Tanjung Simandolak Robinson Saswe mengatakan bahwa pola padat karya tunai tanaman produk unggulan desa IP 200 yakni tanam padi satu tahun dua kali. Program ini dilakukan melalui dana desa Tanjung Simandolak tahun 2018.

"Kita berharap dengan program ini kedepannya bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga Tanjung Simandolak, " ungkapnya.(cil)