IRT Jadi Bandar Sabu-sabu

Sembunyikan Sabu-sabu di Lipatan Baju


riaupotenza.com
Ibu rumah tangga (IRT) yang nyambi berjualan sabu ditangkap Satnarkoba Polres Kuansing, Selasa (8/5) sekira pukul 18.30 Wib. 

Kuansing (RPZ) - - Peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kota Telukkuantan semakin mengkhawatirkan. Bahkan, Satnarkoba Polres Kuansing menangkap ibu rumah tangga (IRT) yang berprofesi sebagai penjual sabu, Selasa (8/5) sekira pukul 18.30 Wib. 

Ibu rumah tangga tersebut berinisial Sep (32) warga Desa Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah. 

"Jadi penangkapan tersangka Sep ini merupakan pengembangan dari tersangka yang kita tanggal sebelumnya, yakni Ek," kata Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto melalui Kasubag Humas Polres Kuansing AKP Lumban Toruan kepada wartawan kemarin. 

Informasi dari kepolisian menyebutkan penangkapan tersangka Sep merupakan pengembangan dari tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya. 

"Jadi tersangka Ek mengaku sabu didapatnya dari tersangka Sep. Makanya kita langsung melakukan pengembangan dan menangkap Sep di rumahnya," katanya. 

Penangkapan katanya, dilakukan tim Opsnal Resnarkoba sekira pukul 18.30 Wib. Saat ditangkap, di tangan tersangka ditemukan dua paket kecil diduga narkoba jenis sabu. Saat dilakukan penggeledahan di kamarnya ditemukan satu paket kecil sabu di lipatan baju yang terletak dalam lemari pakaiannya. 

"Barang bukti narkoba jenis sabu itu juga diakui tersangka Sep. Saat kita timbang berat kotor semuanya skitar 0,75 gram, " katanya. 

Kemudian lanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Kuansing untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia berharap agar semua elemen masyarakat memerangi peredaran narkoba khususnya di Kuansing.

"Dalam memerangi kasus narkoba perlu dukungan masyarakat dengan cara melaporkan ke polisi jika menemukan peredaran narkoba di lingkungannya, " katanya. (cil)