Sekda Pimpin Apel Pencanangan Akreditasi 

RSUD Teluk Kuantan Menuju Akreditasi Paripurna


riaupotenza.com
Sekdakab Kuansing Dianto Mampanini Pimpin apel Pencanangan Akreditasi RSUD Teluk Kuantan dan Penggalangan Komitmen Bersama di halaman RSUD Teluk Kuantan, Rabu (8/5).

Kuansing (RPZ) - - Apel Pencanangan Akreditasi RSUD Teluk Kuantan dan Penggalangan Komitmen Bersama dibuka secara resmi Sekda Kuansing DR Dianto Mampanini, di halaman RSUD Teluk Kuantan, Rabu (8/5).

Sekda Kuansing menyampaikan penghargaan kepada seluruh insan rumah sakit yang telah berpartisipasi dalam proses kegiatan perbaikan pelayanan kesehatan di RSUD Teluk Kuantan.

"Saya mewakili Bupati, mendorong penuh RSUD Teluk Kuantan untuk dapat mensukseskan serta mendukung kegiatan accredited," tegas Dianto. 

Ia berharap tujuan akreditasi, yaitu meningkatkan budaya keselamatan dan mutu dari pelayanan kesehatan RSUD Teluk Kuantan bisa tercapai. 

"Lebih penting lagi, pengakuan masyarakat bahwa pelayanan di RSUD Teluk Kuantan benar-benar bisa diandalkan." katanya. 

Sebanyak 380 orang perwakilan dari RSUD Teluk Kuantan yang dipimpin dr Alfredo Hariadi SpA dalam ikrar menyatakan siap menuju Akreditasi Paripurna versi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1 Tahun 2018. 

“Waktu kita tinggal empat bulan ke depan untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Karena itu, mari kita benahi, lengkapi, dan sempurnakan apa yang menjadi persyaratan dari penilaian akreditasi rumah sakit,” ujarnya. 

Sementara Direktur RSUD Teluk Kuantan dr H Fahdiansyah SpOG mengatakan untuk menuju rumah sakit yang terakreditasi SNARS 2018, maka rumah sakit ini harus mempersiapkan diri agar bagaimana benar-benar bisa terakreditasi dengan predikat yang di harapkan.

Fahdiansyah mengakui, memang masih banyak yang perlu dibenahi di RSUD Teluk Kuantan, sehingga bisa meraih akreditasi rumah sakit yang diharapkan tersebut. 

"Namun demikian, RSUD Teluk Kuantan tetap harus memperhatikan kelengkapan Standar Operasional Prosedur (SOP)," katanya. 

Selain itu, terkait kelengkapan manajemen rumah sakit, termasuk memperhatikan keselamatan pasien, keselamatan dokter dan perawat juga harus ada SOP-nya. Kemudian kelengkapan sarana prasarana dan fasilitas umum yang mendukung pelaksanaan rumah sakit ini.

“Ini harus menjadi perhatian kita semua. Saya yakin dengan kebersamaan kita, pasti kita bisa meraih akreditasi versi SNARS," katanya. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menandatangani komitmen bersama dan mendukung RSUD ini dengan kita menggalang komitmen bersama sebagaimana jargon yang selalu kita ucapan 'Akreditasi Yes, Paripurna Pasti'. 

"Kita siap menuju akreditasi SNARS 2018,” ucapnya usai apel.

Dia menambahkan, adapun yang menjadi tujuan dari akreditasi rumah sakit itu sendiri adalah untuk menilai dan mengukur sejauh mana kepatuhan dari rumah sakit terhadap standar-standar yang susah disusun oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).(cil)