Setelah Gembong Narkoba Ditangkap

Kasus Mayat Perempuan Dua Tahun Lalu Terungkap


riaupotenza.com
Empat tersangka Narkoba digulung tim gabungan Polres Kampar di Desa Simalinyang Kampar Kiri Tengah. Satu diantaranya tersangka terlibat kasus tewasnya Novi Susanti dua tahun lalu.

KAMPAR (RPZ) - Misteri penemuan mayat perempuan dua tahun lalu di Desa Simalinyang, Kecamatan Kampar Kiri Tengah terungkap. Korban yang diketahui bernama Novi Susanti ternyata bukan dibunuh, melainkan tewas karena over dosis karena habis mengkonsumsi narkotika jenis ekstasi dan shabu. 

Kasus ini terungkap, setelah tim gabungan dari Satuan Resnarkoba dan Reskrim Polres Kampar meringkus empat gembong Narkoba di wilayah Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Selasa (1/5/2018) sore.

Para pelaku narkoba yang diringkus aparat kepolisian ini adalah TF alias UD ( 33), HR alias AN ( 40), RI alias RK ( 31) dan RS alias RO ( 35), keempatnya merupakan warga Desa Simalinyang Kecamatan  Kampar Kiri Tengah Kabupaten  Kampar.

Bersama pelaku juga diamankan sejumlah barang bukti antara lain 4 paket narkotika jenis shabu yang dibungkus plastik bening dengan berat sekitar 8 gram, 17 lembar plastik bening pembungkus shabu,    1 buah timbangan digital, 3 unit Hp dan beberapa barang bukti lainnya terkait kasus ini. 

Pengungkapan kasus ini berawal Selasa siang saat tim opsnal Satresnarkoba Polres Kampar mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkoba di Desa Simalinyang Kecamatan  Kampar Kiri Tengah kab. Kampar tepatnya dirumah tersangka TF alias UD. 

Selanjutnya Kasat Resnarkoba Iptu Asdisyah Mursid SH berkordinasi dengan Kasat Reskrim AKP Fajri SH SIK untuk menurunkan Tim Gabungan guna melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku di Desa Simalinyang. 

Dukungan personel yang memadai untuk penangkapan target ini sangat diperlukan mengingat beberapa waktu lalu, salahsatu tersangka yaitu TF alias UD pernah ditangkap oleh tim Ditnarkoba Polda Riau di Wilayah tersebut, namun keluarga mereka memprovokasi warga sehingga petugas tidak berhasil membawa tersangka TF alias UD ini. 

Setiba di Desa Simalinyang didapat informasi lanjutan jika target TF alias UD sedang berada dirumahnya bersama teman-temannya yang juga terindikasi sebagai pelaku narkoba. Kemudian tim langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan TF alias UD beserta 3 orang lainnya, selanjutnya disaksikan aparat desa setempat dilakukan penggeledahan dan ditemukan 3 paket narkotika jenis shabu yang dibungkus plastik bening serta beberapa barang bukti lainnya didalam kamar TF.

Pada saat petugas membawa para tersangka ini menuju Polres Kampar dengan mobil opsnal Satresnarkoba, terlihat salah satu tersangka yaitu HR alias AN berusaha membuang barang bukti ke bawah jok mobil, setelah dicek ternyata barang tersebut adalah 1 paket narkotika jenis shabu yang dibungkus dengan lakban hitam.

Penangkapan keempat pelaku narkoba ini juga sempat mendapat perlawanan dari keluarga tersangka TF alias UD namun situasi bisa dikendalikan, sehingga keempat tersangka dan barang bukti dapat dibawa ke Polres Kampar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu terkait kasus mayat perempuan tersebut diketahui pada tanggal 29 Juli 2016 lalu ada seorang perempuan bernama Novi Susanti yang meninggal dunia disebuah Klinik Pengobatan di Desa Simalinyang Kecamatan  Kampar Kiri tengah, sebelumnya korban diantar oleh seseorang ke klinik tersebut lalu ditinggalkan oleh orang yang mengantarkannya itu.

Kemudian, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk divisum dan otopsi guna mengetahui penyebab kematiannya, pihak keluarganya kemudian membuat laporan ke Polsek Kampar Kiri Hilir untuk pengusutan. 

Terkuaknya misteri ini berawal dari penangkapan empat pelaku narkoba di Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Selasa siang (1/5/2018) oleh Tim Gabungan Resnarkoba dan Reskrim Polres Kampar. Setelah para tersangka kasus narkoba ini diamankan di Mapolres Kampar, kemudian dilakukan pengembangan terkait kasus penemuan mayat Novi Susanti yang diduga meninggal dunia akibat over dosis mengkonsumsi narkoba 2 tahun lalu. 

Dari hasil interogasi, salah satu tersangka yaitu TF alias UD menerangkan bahwa dialah yang memberi narkoba berupa ekstasi dan shabu serta miras merk Construe dan Bir kepada Novi Susanti untuk dikonsumsi, setelah mengkomsumsi narkoba dan miras tersebut korban tidak sadarkan diri. 

Selanjutnya, TF alias UD meminta tolong kepada 3 orang temannya untuk mengantarkan korban ke Klinik Syahira menggunakan mobil Daihatsu Ayla miliknya, setelah mengantarkan korban ke Klinik lalu mereka pergi begitu saja dan tidak kembali lagi ke Klinik, korban akhirnya meninggal dunia dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau. 

Kapolres Kampar, AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kasatres Narkoba, Iptu Asdisyah Mursid SH saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa terhadap tersangka TF alias UD ini akan diproses dalam 2 berkas perkara. Terkait dengan perbuatan pidana yang berbeda waktu maupun kejadiannya berdasarkan Laporan Polisi yang berbeda pula. pm/mx