Tingkatkan Kwalitas Pengeloaan Manajemen Destinasi Wisata di Daerah

Dispar Riau Gelar Pelatihan Manajemen Pengelolaan Pariwisata


riaupotenza.com
Kadispar Riau, Fahmizal Usman, saat memberikan pemaparan pada kegiatan manajemen pengelolaan destinasi pariwisata, Selasa (24/4) di Pekanbaru.

SEKTOR Pariwisata saat ini merupakan salah satu sektor yang menjadi andalan pemerintah Indonesia, untuk menghasilkan devisa negara. Oleh karena itu pemanfaatan pengembangan, pengelolaan di sektor pariwisata mendapat perhatian serius dari pemerintah dengan melibatkan peran serta lima unsur pentahelix (akdemisi, swasta/pengelola objek wisata, pemerintah, komunitas, media).

Sehubungan dengan itu, guna meningkatkan kemampuan dalam mengelola destinasi dan daya tarik wisata di daerah. Maka Dinas Pariwisata Provinsi Riau melalui bidang destinasi, dengan program pengembangan kemitraan tahun 2018 ini, melaksanakan pelatihan kepada kelompok sadar wisata dan pengelola objek wisata di Pekanbaru 23-29 April 2018.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Riau, Fahmizal Usman, saat memberikan pemaparanya pada kegiatan manajemen pengelolaan destinasi pariwisata di Pekanbaru, Selasa (24/4), menyampaikan pariwisata merupakan bisnis yang sangat dinamis, didalamnya dipenuhi tantangan dan persaingan, baik antar negara maupun antar daerah. Untuk menghadapi persaingan itu, perlu terus membenahi kekurangan-kekurangan dan ketertinggalan, seperti aksesibilitas, atraksi dan amenitas (3A) dan sumber daya manusia yang harus ditingkatkan.

“Banyaknya destinasi wisata di provinsi Riau, merupakan sebuah potensi yang penting untuk dikelola dengan baik. Agar potensi ini dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan daerah, baik dari segi ekonomi, sosial, dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan peraturan menteri pariwisata, nomor 14 tahun 2016, tentang pedoman destinasi pariwisata berkelanjutan,” papar, Kadispar Riau, Fahmizal Usman.

Kadispar Riau, Fahmizal Usman, foto bersama dengan peserta kegiatan manajemen pengelolaan destinasi pariwisata, Selasa (24/4) di Pekanbaru.

Pelatihan manajemen pengelolaan destinasi pariwisata merupakan bagian dari penyelenggaraan pariwisata yang terkait langsung dengan jasa pelayanan. Untuk menjadi ujung tombak pelayanan yang prima kepariwisataan di daerah, tentunya aparatur pemerintah daerah dan lima unsur pentahelix yang terkait harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang bidang tugasnya, sehingga manjadi insan pariwisata yang baik, dan mampu memberikan kepuasan bagi siapapun yang dilayaninya.

Pelatihan manajemen pengelolaan destinasi pariwisata diikuti oleh 25 orang peserta yang berasal dari kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Siak, Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti serta Kota Dumai dan Pekanbaru.

Menghadirkan narasumber Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Perdesaan dan Perkotaan, Dr. Vitria Ariani, A.Par, PG.Dipl. M.Sc, Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman, ST, M.SI, Kepala bidang pengembangan destinasi pariwisata, Dinas Pariwisata Istimewa Yogyakarta, Aria Nugrahadi, M.Eng, pengelola objek wisata Alam mayang Pekanbaru, Drs. Riyono Gede Trisoko, MM, dan moderator wartawan senior harian Kompas, Syahnan Rangkuti.(cbc/dre/bbi)