Begal Sadis Bacok Kepala Pemotor


riaupotenza.com
Korban begal berlumuran darah.

DUMAI (RPZ) - Salah seorang warga Kota Dumai bernama Jonius (25) warga Jalan Siak Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai menjadi korban begal saat melintas di Jalan Ringroad/ Patra Dok Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat. 

Pelaku diketahui berjumlah dua orang itu sebelumnya sempat merampas barang berharga milik korban dan mendapatkan perlawanan dari korban.

Seketika datang rekan pelaku membacok korban dari belakang hingga mengenai kepala korban. Korban berhasil lolos dari serangan maut pelaku dan mendatangi Polres Dumai untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan SIK melalui Paur Subag Humas Polres Dumai Iptu Jamalludin membenarkan adanya kejadian penganiayaan yang dialami Jonius. 

“Korban dianiaya oleh pelaku (orang tidak dikenal) berjumlah dua orang, kejadian itu dialami nya Selasa (17/4) sekira pukul 20.30 WIB,” katanya Kamis (19/4/2018) lalu seperti dimuat Riaugreen.com.

Dijelaskan Jamalludin, waktu korban melintasi di Jalan Patra Dok Purnama dengan mengendarai sepeda motor dan tiba-tiba korban dihentikan oleh orang tidak kenal (OTK).

“Saat itu pelaku langsing merampas kunci sepeda motor dan meminta handphone serta dompet milik korban dan langsung memukul korban. Korban sempat melakukan perlawanan tiba-tiba dari arah belakang datang satu orang rekan pelaku membacok kepala korban dari belakang dengan mengunakan sebilah parang tajam,” sebut Jamal.

Dari pengakuan korban sempat melakukan perlawanan untuk menyelamatkan diri saat dianiaya. Ia sempat menghubungi salah satu rekannya bernama Saroasa (28) (saksi red) untuk meminta pertolongan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka-luka di bagian kepala dan mendapatkan perawatan medis.

Riko (23) warga Purnama, juga membenarkan adanya kejadi tersebut. “iya, malam itu saya mendengar ada orang yang dibacok di Jalan Ringroad/Patra, korban bersimbah darah dari kepala. Memang jalan di sana itu gelap dan sepi dan berpotensi terjadi tindak kejahatan,” kata dia. rs/pr