Tersangka Sudah Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis

BAP Kasus Penghinaan Wartawan di Duri P21


riaupotenza.com
Inilah tersangka penghina wartawan harian di Duri yang sudah dilimpahkan ke Kejaksanaan Negeri (Kejari) Bengkalis dan dinyatakan berkasnya sudah P21. amat

DURI (RPZ) -- Masih ingat kasus penghinaan salah satu wartawan harian yang bertugas di Duri yang dilakukan oleh pemilik warung kopi pada tanggal 13 Maret 2018 di TKP warung kopi Madiun, Jalan Sudirman Duri. Korban saat itu langsung membuat laporan ke Polsek Mandau. Mendapat laporan tersebut, team penyidik langsung mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan kasus ini secara berlahan-lahan dan akhirnya

Sedikit penjelasan mengenai kronologis kejadian tersebut. Saat korban yang bernama Mazwin sedang berada di TKP, tiba-tiba pelaku datang dan langsung memaki-maki dan mengatakan bahwa korban wartawan lima puluh ribu,  wartawan lapar dan mengatakan bahwa korban memberi makan anak istri  dengan uang haram, setelah itu korban langsung meninggalkan TKP. Atas kejadian tersebut  pelapor merasa tidak senang  dan selanjutnya dilaporkan pada pihak berwajib untuk pengusutan lebih lanjut. 

Kapolsek Mandau, Kompol Riki R SIK kepada Riaupotenza.com Selasa (17/4) mengatakan bahwa atas laporan korban tersebut yang dilakukan oleh tersangka berinisial DN bahwa pekara tersebut dinyatakan lengkap P21 oleh kejaksaan dan sudah di laksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti ke pihak kejaksaan (tahap 2), proses tahap 2 pun berjalan dengan aman dan lancar.

Menurut orang nomor satu di wilayah hukum Polsek Mandau, Polres Bengkalis bahwa ini salah satu prestasi bagi setiap penyidik yang memegang suatu perkara, dengan kata lain apabila perkara sudah di tahap 2 kan berkas sudah lengkap, apabila sudah lengkap berarti kinerja seorang penyidik itu bisa dikatakan profesional, apabila tidak profesional tidak mungkin bisa P21 dan dilaksanakan tahap 2. 

"Kami Polsek Mandau akan selalu berusaha bekerja dengan sebaik baiknya  dan semaksimal mungkin dalam mewujudkan pelayanan terhadap seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan aturan hukum yang ada," terangnya. (mat)