Dua Radar dan Tiga GPS, Kapal Taiwan Dinyatakan Nyasar


riaupotenza.com
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bengkalis, Mochamad Munif saat didampingi kepala kantor bantu Bea dan Cukai Bengkalis di Selatpanjang Hengki.

SELATPANJANG(RPZ)-Hasil pemeriksaan terhadap Kapal berbendera Negara Taiwan yang diamankan Minggu (15/4/18) lalu, tim gabungan sempat menemukan beberapa bungkus serbuk kristal. 

Beberapa bungkus serbuk kristal itu ditemukan saat tim gabungan lakukan pemeriksaan menggunakan anjing pelacak, Senin (16/4/18) sekira pukul 15.50WIB, hingga pukul 17.10 WIB kemarin.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Bengkalis, Mochamad Munif kepada Pekabaru Pos, Selasa (17/4/18) siang di kantor bantunya Selatpanjang.

"Iya disaat melakukan pemeriksaan di seluruh sudut kapal menggunakan anjing pelacak, tim gabungan kami temukan beberapa bungkus serbuk kristal," ungkapnya. 

Namun setelah diamati, serbuk krital itu bukan Narkotika, melainkan umpan ikan. 

"Saat diarahkan ke umpan kristal, anjing pelacak tidak bisa mengidentifikasi adanya narkoba di bungkusan kristal yang dimaksud,"ujar Munif.

Begitu juga dengan kelengkapan seluruh dokumen yang dikantongi oleh kapal dan awak kapal, semuanya tidak ada masalah. 

"Terhadap dokumen tujuh orang awak kapal lengkap menurut Imigrasi. Sementara dokumen kapal tidak ada masalah menurut KSOP Selatpanjang," ujar Munif

Diceritakan Munif, tadinya kapal Da Wei No.13 CT-2649 tersebut, bertolak dari Mauritus Afrika Selatan, menuju Singapore untuk mengisi bahan bakar dan melanjutkan perjalanan menuju ke Taiwan.

Namun parahnya, saat didalam perjalanan menuju ke singapore, kapal super canggih dengan dua radar dan tiga GPS tersebut nyasar memasuki perairan Indonesia. 

"Dari proses BAP yang dilakukan oleh pihak kepolisian, awak kapal mengaku kesasar saat ingin menuju ke Singapore untuk melanjutkan perjalannya ke Taiwan," ujarnya. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan itu pula, Munif mangaku piknya telah melepaskan atau mempersilakan awak kapal untuk melanjutkan perjalannya kembali. 

"Senin 17 April 2018, sekira pukul 20.00 WIB telah kita rilis mereka untuk melanjutkan perjalananya menuju Singapore," ungkapnya. 

Ia juga mengaku percaya sepenuhnya terhadap hasil pemeriksaan kapal ikan berbendera Taiwan oleh tim gabungan pada Senin (16/4) sore kemarin.

Menurutnya Tim gabungan yang diceritakan terdiri pihak Bea dan Cukai Batam, Bengkalis, Pusat, Dir4Narkoba Mabes Polri, Wadir Narkoba Polda Riau beserta jajaran, Sat Narkoba Polres Meranti, Imigrasi Selatpanjang, Serta KSOP Selatpanjang. (Wira)