Sadis, Abang Perkosa dan Bunuh Adik Kandung


riaupotenza.com

GORONTALO (RPZ) – Misteri penemuan jasad remaja perempuan di Desa Bina Jaya, Kecamatan Tolongohula, Kabupaten Gorontalo, akhirnya terkuak. Gadis itu ternyata tewas akibat dibunuh. Sadisnya, korban dibunuh, setelah diperkosa abangnya kandungnya.

Kasus ini terungkap, pascapolisi meringkus pelaku, setelah selama 16 hari bersembunyi usai membunuh adiknya pada 31 Maret 2018. Pelaku bernama Eman Nguyu. Dia ditangkap dalam hutan di pegunungan Tolangoholu, Gorontalo.

Menurut Kepala Polres Gorontalo, AKBP Purwanto, dalam pemeriksaan, Eman mengaku semua perbuatannya. Pelaku tega menghabisi adik kandungnya yang masih duduk di bangku SMP dengan menggunakan batu. "Pelaku memukul kepala dan perut korban pakai batu," kata Purwanto, Senin 16 April 2018.

Awalnya, kata Purwanto, pelaku menyuruh korban mengambil singkong di belakang rumah, lalu Eman memukul tubuh korban. Kemudian, pelaku lari dan sembunyi di belakang rumah. Lalu, pelaku menangkap korban dan memperkosanya," ujar Purwanto. "Setelah memperkosa, pelaku membunuh korban," ujar Purwanto.

Kepada petugas, Eman mengaku melakukan perbuatan itu karena sedang mabuk, usai meminum minuman keras. "Tersangka kita jerat pasal berlapis yakni Undang-undang KDRT, pemerkosaan, dan pembunuhan. Ancaman hukuman 20 tahun penjara," ujar Purwanto.(alz/rpz)