• Raja : Ruas Jalan Pekanbaru Menuju Bengkalis Perlu Diperbaiki

Disdagperin Upayakan Pengendalian Harga Sembako Saat Ramadhan


riaupotenza.com
PEDAGANG : Aktivitas di Pasar Terubuk, Bengkalis di pagi hari.(sukardi/dokrpz)

BENGKALIS (RPZ) — Walau ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat Bengkalis masih tercukupi hingga jelang bulan Ramadhan Tahun 2018 ini. Namun, upaya pengawasan dan memantau stabilitas harga kebutuhan pokok tetap dilakukan Pemkab Bengkalis.

Melalui pengawasan kadar barang beredar, maka diharapkan bisa menganulir sejumlah faktor alam yang bisa terjadi kapan saja. Terutama berkaitan dengan akses transportasi dan distribusi kebutuhan pokok di pulau Bengkalis.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis H Raja Arlingga, Senin (16/4/2018). Menurut Raja, untuk antisipasi jelang memasuki bulan Ramadhan ini, Pemkab Bengkalis tampaknya tidak akan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dikarenakan, keterbatasan alokasi anggaran.

Disisi lain, Disdagperin dengan segala upaya akan tetap melakukan pemantauan dan pengawasan kadar barang yang beredara di Bengkalis.

“Persiapan Rakor sepertinya diganti dengan memperkuat pengawasan dan pemantauan  kebutuhan pokok, terutama kadar barang beredar, dan kita tetap melakukan pemantauan. Selain itu himbauan kepada distributor berkaitan dengan stok barang kebutuhan selama Ramadhan dan Idul Fitri mendatang,”kata Raja.

Ia juga mengkuatirkan, soal pendistribusian kebutuhan pokok. Karena sejumlah askes jalan banyak yang rusak, khususnya antara Pekanbaru menuju ke Bengkalis. Selain itu kondisi alam, seperti curah hujan tinggi, juga menjadi hambatan pada saat pendistribusian.

“Soal distribusi, kita kuatirkan masalah ruas jalan yang rusak, dimana jalan menuju Pekanbaru ke Bengkalis kondisi jalannya cukup parah, belum lagi dengan kondisi cuaca yang tidak stabil,”katanya.

Untuk harga, sambung Raja, saat ini sejumlah komoditi harganya masih stabil. Seperti cabe, harganya mengalami penurunan di Bengkalis. Kebetulan, ada musim panen cabe lokal. Dari Pematang Duku, dan Bantan. Namun, sifatnya hanya musiman.

“Kita akan coba antisipasi hal ini dengan dibukannya pasar murah, seperti tahun lalu. Sehingga pasar murah yang deprogram pemerintah ini, bisa menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok, agar tidak melambung tinggi,”katanya.(kar)